Tanjungpinang, (MK) – Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang berhasil menangkap buronan yang melakukan pencurian terhadap kapal minyak MT. Vier Harmoni yang mengangkut 900 Ton Solar yang direncanakan akan berlabuh di Batam. Saat ini ditahan di Pelabuhan Tanjung Uban, Bintan, Kepulauan Riau.
Kapal yang membawa 9 Anak buah Kapal (ABK) dan 1 nahkoda kapal, sengaja melarikan kapal menuju Pulau Kalimantan dengan alasan perusahaan belum membayarkan gaji selama 3 bulan kepada seluruh awak kapal MT. Vier Harmoni.
“Kapal sudah kita tangkap di Kalimantan dan bekerja sama dengan Lantamal XII Pontianak. Kapal patroli kita berhasil melacak kapal dengan pantauan sinyal seluler salah satu ABK kapal MT Vier Harmoni,” papar Komandan Lantamal IV Tanjungpinang, Laksmana Pertama (TNI) S. Irawan saat konferensi pers, Kamis (25/8).
Penangkapan ini juga, kata Danlantamal, pihaknya mendapat laporan dari AMM (Pengaman Maritim Malaysia) bahwa kapal tersebut hilang di Malaysia.
“Berawal dari laporan AMM yang telah berkoordinasi dengan kita, dan kita pun melakukan pencarian besar – besaran bersama di perairan Malaka hingga ke Bangka Belitung dan akhirnya berakhir di Kalimantan,” ujarnya.
Pencurian Kapal MT. Vier Harmoni, kata dia, diduga bukan hanya akibat masalah personal dan perusahaan melainkan tindak kejahatan ilegal oil.
“Tidak hanya masalah tidak dibayarkan gaji, kita duga ada permainan ilegal oil yang marak terjadi di perairan lepas. Saat ini kita masih melaksanakan penyidikan terhadap pihak bersangkutan, kapal ini memang disewa oleh salah satu perusahaan di Malaysia. Namun sewaktu dicuri, kapal diganti menggunakan bendera Indonesia,” katanya.
Dia menambahkan, akan ada penyelidikan khusus terkait pencurian kapal bermuatan minyak ini dengan jaringan internasional, yang sering disebut dengan “kartel minyak”.
“Masih dalam tahapan penyelidikan, kita takut ini terkait kartel minyal internasional. Jika benar dugaan kita, ini merupakan tangkapan besar dan akan memudahkan kita dalam memecahkan kasus besar di dunia internasional,” ucapnya. (SYAIFUL AMRI)
