Tanjungpinang, (MK) – Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Tanjungpinang resmi dirubah nama menjadi Lanud Raja Haji Fisabilillah (RHF), Rabu (02/11) sekitar pukul 16.15 WIB.
Pergantian nama ini juga langsung dipimpin oleh Panglima Komando Operasi Angkatan Udara I (Pangkoopsau) Marsekal Muda TNI Yuyu Sutisna S.E,M.M.
“Pergantian nama ini berdasarkan Keputusan Kepala Staf Angkatan Udara,” papar Pangkoopsau I, Marsekal Muda TNI Yuyu Sutisna.
Dia mengutarakan, penggantian nama Lanud seluruh Indonesia dengan menggunakan nama pahlawan daerah.
“Kita akan mengganti seluruh nama Lanud menjadi nama pahlawan dari daerah masing – masing. Ya untuk tidak melupakan jasa mereka,” ucapnya.
Menurutnya, pemikiran yang matang dapat menghindari hal – hal yang tidak diinginkan dikemudian hari.
“Kita benar – benar memikirkannya. Kita tidak mau ada dikemudian hari hal – hal yang tidak kita inginkan. Tentunya Lanud RHF dapat menjadi icon Kedirgantaraan seluruh nasional,” katanya.
Dikesempatan yang sama, Komandan Lanud RHF, Letkol (PnB-) Ign. Wahyu Anggono mengatakan penggantian nama pangkalan merupakan bentuk penghargaan kepada jasa Raja Haji Fisabilillah selaku Pahlawan Nasional.
“Ya tentu menurut kami inilah penghargaan dari kita kepada Pahlawan Nasional Raja Haji Fisabilillah dan kepada ahli waris keluarga almarhum Raja Haji Fisabilillah, kita ucapkan terimakasih,” ucapnya.
Sementara, Ahli Waris Keturunan Raja Haji Fisabilillah, Dato Raja Al Hafiz berterimakasih kepada TNI Angkatan Udara yang telah memberi penghargaan tersebut.
“Kami dari pihak ahli waris sangat berterimakasih banyak kepada TNI AU yang telah sudi memberi apresiasi kepada datuk kami. Sekali lagi terimakasih,” katanya. (SYAIFUL AMRI)
