Lis Buka Kegiatan Pengembangan Koperasi dan UMKM

by -241 views
Lis saat menyematkan tanda kepada keapda peserta koperasi
Lis saat menyematkan tanda kepada keapda peserta koperasi

Tanjungpinang, (MK) – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang terus menggalakkan perkembangan koperasi dan usaha mikro bagi pelaku usaha di Kota Tanjungpinang.

“Ini merupakan bagian dari visi misi saya, untuk mengembangkan para pelaku usaha UMKM yang ada di Kota Tanjungpinang. Maka, saya memisahkan antara dinas pasar dan dinas perindustrian,” ucap Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darrmansyah SH saat membuka kegiatan pengembangan koperasi melalui pelatihan teknis dan kegiatan peningkatan kewirausahaan (UMKM) Kota Tanjungpinang tahun 2015, di Aula Badan Perpustakaan Arsip dan Museum Tanjungpinang, Rabu (25/11).

Lis mengutarakan, dengan pemisahan tersebut Disperindag akan fokus menangani ekonomi makro, sedangkan Dinas Pasar fokus pada koperasi, pasar serta usaha mikro.

“Kegiatan ini sangat penting bagi bapak/ ibu semua, pelaku usaha mikro dapat memanfaatkan potensi kearifan lokal dalam mengembangkan usahanya, dan ini sangat menguntungkan bagi para pelaku usaha mikro menjelang MEA pada 2016 mendatang,” paparnya.

Menurut dia, UMKM dapat mengangkat potensi yang ada di daerah Kota Tanjungpinang, dan harus mampu bersaing dengan prodak luar, karena 45 persen peningkatan ekonomi itu digerakkan oleh ekonomi kerakyatan.

“Kepada seluruh peserta, agar dapat memanfaatkan kegiatan ini, guna peningkatan usaha yang berkelanjutan. Bapak/ ibu bisa menanyakan permasalahan apa saja yang menghambat usahanya, bagaimana memanagerialkan usaha dengan baik, dengan begitu bapak/ ibu akan mampu meningkatkan skala usahanya,” kata Lis.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pasar, Koperasi dan UMKM Kota Tanjungpinang, Dr.H. Syafrial Evi mengatakan, dari data yang didapat, koperasi yang ada di Kota Tanjungpinang sebanyak 353 unit koperasi.

“Namun 125 unit tidak jelas keberadaannya. Sedangkan untuk UMKM, dari data yang diperoleh Provinsi Kepri, ada sebanyak 12 ribu lebih. Setelah didata di lapangan yang aktif hanya 6.102 UMKM saja,” ucapnya.

Dia mengatakan, dengan keberadaan Dinas Pasar, Koperasi dan UMKM ini dapat lebih fokus menangani permasalahan yang ada pada koperasi dan UMKM, baik itu persoalan pemasaran, permodalan, produk UMKM, maupun peningkatan SDM – nya.

“Maka, kegiatan ini sangat penting kami laksanakan, supaya para pelaku usaha dan koperasi dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman dalam mengembangkan usaha dan koperasi,” paparmya.

Pihaknya juga telah mengusulkan kepada pemerintah pusat melalui dana APBN untuk rehabilitasi dan pembangunan pasar. Untuk segi produk, pihaknnya telah mengupayakan untuk mendapatkan sertifikasi prodak halal untuk UMKM.

“Mudah – mudahan usulan kami dapat diterima oleh pemerintah pusat,” katanya.

Peserta yang mengikuti kegiatan tersebut sebanyak 40 orang, masing – masing mengirimkan 2 orang perwakilan dari pengurus koperasi dan pelaku usaha UMKM, baik pelaku usaha pemula dan lanjutan. Para peserta akan mengikuti pelatihan selama 3 hari, sedangkan untuk wirausaha UMKM dilaksanakan selama 5 hari.

Peserta akan diberikan materi UMKM yang akan disampaikan oleh motivator nasional UMKM dan Kementerian.

Pada acara itu juga, turut hadir jajaran Kepala SKPD, Camat, Lurah, serta pengurus koperasi dan pelaku usaha mikro. (ALPIAN TANJUNG)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.