Tanjungpinang, (MK) – Direktur Gurindam Research (GRC), Raja Dachroni menyampaikan Pilkada Tanjungpinang diharapkan menjadi Pilkada yang mendorong lahirnya pesta program.
“Salah satu pihak yang bisa mendorong hal itu yakni media massa, selain partai politik yang kelak akan mengusung maupun mendukung kandidat pasangan calon pada Pilkada serentak 2018 mendatang,” papar Dachroni saat dialog pagi di RRI Tanjungpinang Selasa (31/10/2017).
Dalam dialog yang bertajuk kontribusi Media Massa dalam Pilkada Tanjungpinang itu juga menghadirkan narasumber dari Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) Batam Nikolas Panama, Komisioner KPU Tanjungpinang Yusuf Mahidin, Kepala RRI Tanjungpinang Harianto dan Perwakilan PWI Kepulauan Riau Zakmi Piliang.
“Kita berharap Pilkada Tanjungpinang bisa menjadi festival program atau ide – ide untuk membangun Tanjungpinang menjadi lebih baik lagi. Inilah saatnya, saat pra Pilkada. Pemberitaan harus diarahkan ke koalisi partai politik yang tidak hanya mengusung pasangan calon dari tingkat popularitas dan elektabilitas pasangannya, tetapi ide – ide apa yang akan dibawanya untuk membangun Tanjungpinang lebih baik,” ujar Dachroni.
Dikesempatan itu, Majelis Etik AJI Batam – Kepulauan Riau, Nikolas Panama menambahkan media massa punya peranan sangat penting dalam menyukseskan Pilkada, utamanya terkait dengan sosialisasi penyelenggaraan dan pencerdasan masyarakat terhadapnya.
“Media massa adalah milik publik, saya sepakat ide untuk menjadikan Pilkada Tanjungpinang sebagai festival ide atau program,” tutur Nikolas.
Sementara itu, menurut Kepala RRI Tanjungpinang Harianto RRI merupakan lembaga penyiaran publik tentu lepas dari kepentingan politik yang mengutamakan kepentingan publik.
“LPP RRI sebagai lembaga penyiaran publik merupakan milik rakyat, dikelola oleh orang – orang profesional oleh negara. Kita siap memberikan informasi dan kontribusi terbaik untuk masyarakat,” ucap Harianto.
Dialog yang dipandu presenter Agus Santika itu menjadi pemantik dalam mewujudkan Pilkada Tanjungpinang menjadi festival ide atau program – program permasalahan masyarakat Tanjungpinang. (Red)
