MTQ XXVIII, Dinas PMPK UKM Targetkan Omset Rp300 Juta

by -226 views
by
Kepala Dinas PMPKUKM Kota Batam, Pebrialin.
Kepala Dinas PMPKUKM Kota Batam, Pebrialin.

Batam, (MK) – Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pasar, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (PMPK – UKM) Batam menargetkan omset penjualan di Bazar MTQ XXVIII Kota Batam sebesar Rp300 juta. Target tersebut dibagi kepada setiap peserta bazaar MTQ.

Dilansir Tribun Batam, Kepala Dinas PMPK – UKM Batam, Febrialin menyampaikan, bazaar tersebut diikuti perwakilan Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) 12 Kecamatan, TP PKK Kota Batam, stan inovasi teknologi tepat guna (TTG), serta bazar UMKM.

Febrialin mengatakan tiap kecamatan membawa produk unggulan dengan target omset masing – masing.

“Contohnya Belakangpadang. Mereka bawa keripik talas dan cendol. Tapi, biarpun produknya sudah terkenal di masyarakat, Kecamatan Belakangpadang cuma menargetkan penjualan Rp15 juta,” ujar Febrialin, kemarin.

Sedangkan ‎Kecamatan Galang yang membawa produk unggulan kerupuk ikan, menargetkan penjualan Rp6 juta. Sebaliknya, Kecamatan Bulang yang menjual ikan tamban, kerupuk, serta nugget ikan justru optimis bisa membawa pulang Rp30 juta di bazaar MTQ ini.

Lalu ada juga Kecamatan Nongsa yang menargetkan penjualan Rp25 juta, dan Kecamatan Sei Beduk Rp10 juta. Sementara Kecamatan Bengkong menargetkan Rp30 juta dengan produk unggulan abon, daun bakau, dan snack. Kecamatan Batuampar memasang target Rp20 juta dengan produk bandeng tulang lunak dan boneka.

“Terus ada juga‎ Kecamatan Lubukbaja yang menargetkan Rp10 juta. Kalau Kecamatan Batam Kota itu targetnya Rp25 juta dengan produk kerajinan daur ulang sampah, serta Kecamatan Sagulung targetkan Rp8 juta dari keripik – keripiknya. Dan Kecamatan Sekupang menargetkan omset Rp20 juta dengan menjual produk batik,” tutur Febrialin.

Menariknya, menurut Febrialin, tahun ini ada juga peserta bazar yang membawa produk unggulan berbeda dari tahun – tahun sebelumnya. Satu diantaranya yakni, Tim Penggerak PKK Kecamatan Batuaji membawa tanaman hidroponik sebagai produk unggulan dalam Bazar MTQ XXVIII Kota Batam tahun 2016.

“Jadi tidak hanya mengedepankan produk pangan olahan serta kerajinan tangan usaha mikro kecil menengah saja,” ujarnya.

Adapun tanaman hidroponik yang dijual pada stan bazar Batuaji antara lain sawi minyak atau pokcay, seledri, serta cabai.

Selain menjual sayuran segar, di stand Batuaji pengunjung juga bisa membeli peralatan serta bahan – bahan untuk bertanam hidroponik di rumah.

Selain hidroponik, pada bazar kali ini, Kecamatan Nongsa pun menjual produk olahan dari tanaman obat keluarga (toga). Kemudian ada juga Kecamatan Sei Beduk yang menjual kripik toga.‎ (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.