Tanjungpinang, (MK) – Ketua Program Studi (Prodi) Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UMRAH, Ramadani menyebutkan, nilai standart kompetensi calon ketua Himpunan Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara (Himanegara) perlu diperbaiki kedepannya.
“Sebab, kualitas calon ketua merupakan hal yang berpengaruh terhadap jalannya organisasi kedepan. Maka, harus dibuat standarisasi yang jelas,” papar Ramadani, Sabtu (9/1).
Dia juga tidak bermaksud untuk mencampuri, namun sedikit mengkoreksi.
“Meski nilai IPK itu simbol, tapi kualitas itu kan kita lihat dari standarisasi nilai tadi,” ucapnya.
Dia mengatakan, dengan kesepakatan indeks prestasi kumulatif (IPK) Calon Ketua Himanegara yaitu 2,75 masih tergolong rendah.
“Kita tidak bilang IPK 2,75 itu tidak berkualitas, tapi menurut saya perlu dikoreksi untuk kedepannya. Karena masih tergolong rendah,” ujarnya.
Selain itu, Ramadani mengingatkan kepada pengurus Himanegara periode 2015 – 2016 untuk terus berupaya meningkatkan akreditasi kampus.
“Program kedepan harus lebih kepada pengembangan kompetensi atau keterampilan yang lain. Karena kegiatan kemahasiswaan salah satu faktor penunjang akreditasi program studi,” katanya. (PUTRA)
