Tanjungpinang, (MK) – Nahdhatul Ulama (NU) Kota Tanjungpinang menegaskan tidak akan ikuti demo akbar bela Al – Qur’an yang akan berlangsung di Jakarta pada 4 November besok.
“Insya Allah, kita tidak ikut kesana. Kita tetap disini memohon kehadirat Allah. Bagaimanapun juga KehendakNya lah yang menentukan semua,” papar Ketua NU Kota Tanjungpinang, Juramadi Esram, Kamis (03/11).
Dia mengutarakan, aksi bela Al – Qur’an memang baik, akan tetapi diselenggarakan secara damai.
“Islam adalah agama yang memiliki sopan santun, halus dan penuh kasih. Terkadang yang membuat orang berpandangan buruk yakni karena sifat mereka sendiri. Membela Al – Qur’an memang baik bahkan terkesan wajib jika tidak anarkis,” ujar Esram.
Dia mengemukakan, terkait penistaan Ayat Al – Qur’an yakni Surah Al – Maidah Ayat 51 merupakan tindakan yang penuh sara.
“Kebenaran Al – Maidah 51 itu memang benar adanya. Kata Auliya’ berarti Pemimpin, bahkan Hadist Shohih banyak yang menceritakan tentang ayat tersebut,” katanya.
Esram mengatakan, sebagai negara yang demokratis, menyampaikan pendapat dengan aksi memang diperbolehkan. Akan tetapi tetap mengutamakan sopan santun.
“Sampaikanlah dengan tertib dan penuh sopan santun, jangan anarkis dan itu hanya membuat segelintir orang akan mencibir,” ucapnya. (SYAIFUL AMRI)
