
Natuna, (MK) – Panglima Komando Strategi Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjend TNI Edi Rahmayadi bersama Dantjend (Komandan Jendral) Kopasus Mayjend Madsuni, Komandan Resort Militer (Danrem) 033/ WP Brigjend TNI M. Fachry, Staf Ahli Kostrad Kolonel Infantri Josia Mamuko tiba di bandara Raden Sadjad Natuna dengan menggunakan pesawat Militer priemer one A. 9208, Senin (27/2/2017) sekitar pukul 11.10 WIB.
Kedatangan rombongan Pangkostrad tersebut disambut Komandan Distrik Militer (Kodim) 0318 Natuna Letkol Infantri Ucu Yustiana, Danlanal Ranai diwakili Letkol Laut (p) Al Henadi, Danlanud Kolonel Pnb Nurtantio Afan, Kapolres Natuna AKBP CP. Sinaga serta Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni dan Ketua DPRD Natuna Yusripandi.
Usai pengalungan bunga, Pangkostrad bersama rombongan langsung meninjau Kompi Senapan C di Desa Sepempang, dengan Komandan Kompi C Lettu HP. Siregar.
Dalam hal ini, Letjend Edi Rahmayadi langsung memberikan pengarahan kepada seluruh Prajurit Kostrad yang terlibat latihan pasukan pemukul reaksi cepat (PPRC) tahun 2017 di Natuna.
Selain memberikan motivasi dan semangat kepada Prajurit Kostrad, Letjend Edi Rahmayadi juga menyampaikan kepada insan media, bahwa untuk latihan PPRC akan digelar di Natuna pada Maret 2017 mendatang.
“PPRC akan dilaksanakan pada Maret Nanti dengan kekuatan satu brigade khusus yang tergabung Angkatan Udara, Laut dan Darat,” ucap Letjend Edi.
Sementara, untuk lamanya proses PPRC dilaksanakan, tergantung dari Mabes TNI.
“Tergantung skenario yang dibuat Mabes TNI di PPRC kita sebagai pelaku,” katanya. (KALIT)
