Pasca Tergelincir, Penerbangan Pesawat ke Gorontalo Dibatalkan Sementara

by -165 views
Ilustrasi Pesawat Lion Air
Ilustrasi Pesawat Lion Air

Gorontalo, (MK) – Pasca tergelincirnya pesawat Lion Air di Bandar Udara Djalaluddin, Gorontalo (GTO) pada Minggu (29/04/2018), penerbangan pesawat dari dan ke bandara tersebut dibatalkan (cancel flight) untuk sementara.

Sesuai pengumuman resmi dari otoritas bandar udara (notam), yaitu berupa penutupan operasional bandar udara hingga pukul 07.00 WITA pada Senin (30/4/2018).

Penerbangan tersebut antara lain Batik Air nomor ID 6242 dari Bandar Udara Internasional Soekarno – Hatta, Cengkareng, Tangerang (CGK) ke Gorontalo; Batik Air nomor ID 6243 dari Gorontalo ke Cengkareng; Lion Air nomor JT 891 rute Gorontalo menuju Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan (UPG) dan Wings Air bernomor IW 1167 dari Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara (MDC) ke Gorontalo.

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro menyampaikan Lion Air Group telah menginformasikan kepada seluruh pelanggan yang terganggu perjalanannya dan juga memfasilitasi/ melayani seluruh penumpang sesuai dengan kebutuhan menurut ketentuan dan peraturan yang berlaku seperti pembatalan penerbangan, pengembalian dana tiket (refund) ataupun kompensasi lainnya.

“Lion Air Group akan meminimalisir dampak yang timbul dari kejadian tersebut, agar penerbangan – penerbangan lainnya tidak terganggu,” papar Danang melalui siaran pers yang dikirimnya ke email redaksimetrokepri@gmail.com, Senin (30/04/2018) dini hari.

Danang mengutarakan, Lion Air Group juga menyatakan permohonan maaf kepada para pelanggan beserta seluruh pihak yang terganggu dengan adanya kejadian “veer off/ runway excursion” Lion Air nomor JT 892 dari Makassar ke Gorontalo sesaat setelah mendarat pada Minggu (29/04/2018).

“Saat situasi ini terjadi, jarak pandang dilaporkan memenuhi persyaratan pendaratan dan kondisi hujan,” ujarnya.

Masih kata dia, penerbangan tersebut membawa 174 penumpang dan tujuh kru pesawat. Seluruh penumpang dan kru sudah dievakuasi dengan keadaan selamat.

“Saat ini, Lion Air bekerjasama dengan berbagai pihak terkait untuk melakukan proses evakuasi pesawat dan penyelidikan lebih lanjut atas kejadian ini untuk nanti dapat diberikan rekomendasi sehingga dapat menghindari kejadian tersebut terulang kembali,” ucap Danang.

Dia juga mengemukakan, Lion Air Group akan terus memperbarui dan menyampaikan informasi sesuai situasi terbaru.

“Melalui kesempatan ini, Lion Air Group menghimbau kepada media, pelanggan dan masyarakat untuk mengetahui perkembangan berikutnya hanya mengacu pada informasi yang diberikan secara resmi oleh Lion Air,” katanya. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.