Tanjungpinang, (MK) – Guna menjaga kelestarian lingkungan, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang bersama FKPD, LSM, organisasi wanita, sekolah, dunia usaha, Saka Pramuka, masyarakat, serta organisasi kemahasiswaan melakukan gerakan penghijauan penanam bibit pohon di kawasan Jalan Bandara Baru Tanjungpinang, Sabtu (5/11).
Meski hujan deras pagi itu, 500 bibit pohon ditanam secara serentak oleh para pihak yang telibat dalam kegiatan tersebut.
Wali Kota Tanjungpinang H. Lis Darmansyah SH mengatakan kegiatan ini merupakan aksi kepedulian dari berbagai elemen masyarakat, LSM serta organisasi untuk mempertahankan keberlangsungan hidup pohon.
“Dengan demikian, kita ikut peduli terhadap pelestarian lingkungan hidup,” ucap Lis.
Akan hal itu, Lis meminta Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Tanjungpinang harus konsisten dalam menangani lingkungan, jangan hanya mengeluarkan rekomendasi saja tanpa ada pengawasan, karena setiap fungsi kebijakan itu harus ada pengawasan.
“Dengan begitu, ketika akan ada pemeriksaan, rekomendasi yang dikeluarkan telah melalui proses dan pengawasan yang benar,” ujar Lis.
Dia mengutarakan, apabila penanganan dan pengelolaan lingkungan tidak dilakukan dengan baik, maka akan berdampak buruk bagi kota ini dan efeknya akan rawan terhadap lingkungan.
“Saya harap, kegiatan penanaman pohon ini dapat menjadi sebuah budaya yang dapat diikuti oleh seluruh elemen masyarakat,” katanya.
Selain itu, menurut Lis, manfaatnya bisa dirasakan bersama, khususnya bagi generasi kedepannya.
Sebelumnya, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Tanjungpinang, Yuswandi SH,M.Si menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam melestarikan lingkungan hidup serta menambah ruang terbuka hijau sebagai paru – paru kota.
“Kegiatan ini juga untuk mengembalikan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan hidup. Menjaga pohon berarti mencintai lingkungan, hal itu tidak saja untuk kehidupan manusia saat ini, namun juga untuk anak cucu kita nanti,” paparnya.
Penanaman bibit pohon tersebut, diawali oleh Wali Kota Tanjungpinang, kemudian dilakukan secara serentak oleh para peserta yang peduli terhadap lingkungan hidup. (ALPIAN TANJUNG)
