Tanjungpinang, (MK) – Sumarni Sofiaty (58) yang hidup sebatang kara di Tanjungpinang ini merupakan seorang penderita tumor di kaki kiri yang sudah memasuki stadium empat.
Warga Perumahan Griya Hangtuah Permai, RT 03/ RW 05 Blok K Nomor 29, Kelurahan Pinang Kencana, Kecamatan Tanjungpinang Timur ini, mengaku tidak pernah menerima bantuan sosial sama sekali.
“Saya tidak pernah mendapat bantuan se – sen pun dari Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang, bahkan saya pernah minta bantuan kepada Dinas Sosial namun diacuhkan begitu saja. Jangankan memberi bantuan, berkunjung saja tidak pernah,” ujar Sumarni saat ditemui dirumahnya, Kamis (16/6) sekitar pukul 20.12 WIB.
Saat ini, dia tinggal sebatang kara di Tanjungpinang dan hanya dibantu oleh tetangga sekitar.
“Saya tidak ada sanak saudara lagi, cuma tetangga sekitar yang sedikit memberi bantuan. Saya tidak tahu kemana para pejabat dan wakil rakyat yang seharusnya ada untuk masyarakat miskin dan penyakitan ini. Apa karena penyakit saya menjijikkan, sehingga mereka tidak ingin datang menjenguk dan membantu saya,” ucapnya.
Dia juga mengaku kenal baik dengan sosok Wali Kota Tanjungpinang dari sebelum menjabat hingga menjadi Wali Kota. Saat itu, ia masih bekerja sebagai koki di salah satu hotel ternama di Tanjungpinang.
“Saya kenal baik dengan pak Wali Kota, malah saya akrab dengan beliau. Mungkin saja beliau (Wali Kota) tidak tahu keadaan saya seperti ini, ya biasa mungkin saja saat ini beliau sedang sibuk,” katanya.
Sumarni mengutarakan, pada tahun 2012 lalu pernah mengajukan bantuan kepada Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang beserta Dinas Sosial Kota Tanjungpinang, namun hingga saat ini masih tidak ada jawaban.
“Dari tahun 2012 nak, saya sudah minta bantuan ke Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Tanjungpinang, sampai sekarang tidak ada jawaban sama sekali, bahkan saya mendengar dari tetangga saya, kalau salah satu dari mereka mengatakan tidak ada dana untuk membantu saya. Ya mudah – mudahan mereka diberi hikmah dan kemuliaan selaku pemimpin dan wakil rakyat miskin,” ucapnya.
Hingga berita ini diposting, Wali Kota Tanjungpinang, Kepala Dinas Sosial Serta Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, masih belum memberikan keterangan apapun kepada media ini yang telah menghubungi via SMS maupun telepon.
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri, Tjetjep Yudiana, SKM, M. Kes melalui telepon selulernya mengatakan, jika Pemerintah Kota Tanjungpinang tidak sanggup menangani permasalahan tersebut, akan lebih baik diserahkan saja ke Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.
“Tolong daftarkan ke Dinas Sosial Tanjungpinang. Masalah sosialnya menjadi urusan Dinas Sosial, nanti dia mendapat surat sebagai penyandang sosial, untuk masalah tumornya menjadi urusan Dinas Kesehatan Kota, akan tetapi jika tidak sanggup, kita yang akan tangani secara langsung, karena saat ini masih wewenang dari Pemerintah Kota Tanjungpinang, dan belum ada penyerahan masalah ke Pemerintah Provinsi,” ucapnya melalui sambungan telepon selulernya kepada MetroKepri.com. (SYAIFUL AMRI)
