
Tanjungpinang, (MK) – Kota Tanjungpinang diklasifikasikan sebagi kota sedang yang memiliki luas 258.82 kilometer dengan luas daratan 107.96 kilometer. Jumlah penduduk di kota ini pada tahun 2015 tercatat sebayak 251.484 jiwa dengan rata – rata kepadatan 999 jiwa per kilometer.
Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah SH menyebutkan jumlah penduduk setiap tahunnya bertambah sekitar 0,04 persen. Sehingga tahun 2016, penduduk Kota Tanjungpinang menjadi 258.487 jiwa. Hal ini diprediksi akan terus bertambah setiap tahunnya.
“Peningkatan jumlah penduduk akan memicu meningkatnya kegiatan jasa, industri, bisnis dan lainnya, sehingga akan meningkatkan produksi limbah limbah buangan atau sampah,” papar Lis kepada MetroKepri.com ini usai kegiatan menanam pohon masal di SMP Negeri 16, Tanjungpinang Timur Jalan Ganet, Kamis (6/4/2017).
Lis mengutarakan sampah merupakan suatu masalah yang sangat mendasar dalam kota khususnya KotaTanjungpinang.
“Secara faktual, peningkatan jumlah sampah di Kota Tanjungpinang mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Dimana pada tahun 2013 jumlah timbulan sampah sebanyak 54.310,80 ton dan pada tahun 2016 meningkat menjadi 61.326,04 ton,” ujarnya.
Menurut dia ini menunjukkan terjadi kenaikan sebesar 12,91 persen selama tiga tahun ini atau sekitar 4,3 persen pertahun.
“Jumlah timbunan sampah akan bertambah setiap tahunnya. Hal ini berkaitan erat dengan bertambahnya jumlah penduduk di Kota Tanjungpinang,” ucapnya.
Oleh karena itu, kata Lis, Pemko Tanjungpinang telah menyediakan sarana yang mendukung aktifitas pengelolaan sampah dengan menyiapkan sarana dan armada kebersihan untuk melakukan pemungutan sampah di TPS – TPS yang telah ditetapkan.
“Hingga tahun 2016, pelayanan sampah telah mampu melayani 75 persen wilayah yang ada di Kota Tanjungpunang,” ujarnya.
Sebelumnya, Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai, Rohimah Nugraheni mengatakan, untuk melestarikan aliran sungai pihaknya melakukan penanaman pohon massal.
“Pohon yang kita tanam ini seperti pohon Tapak Kencana, pohon Gaharu, tanaman Pucuk Merah dan beberapa jenis pohon yang dapat menghasilkan air,” ucapnya. (NOVENDRA)
