Pengeluaran Dana Bantuan PT Brighat PLN Batam Harus Ada Dasar

by -192 views
by
Manager of Public Relation bright PLN Batam, Bukti Panggabean
Manager of Public Relation bright PLN Batam, Bukti Panggabean
Manager of Public Relation bright PLN Batam, Bukti Panggabean
Manager of Public Relation bright PLN Batam, Bukti Panggabean

Batam (MK) – Manager Humas PT Brighat PLN Batam Bukti Panggabean menyebutkan terkait permasalahan dana bantuan yang dikeluarkan oleh pihaknya (PT brighat PLN Batam) harus ada dasarnya.

“Apakah itu dana CSR dan bagaimana. Sedangkan CSR itu jenis program edutour),” papar Bukti, Rabu (31/5/2017).

Sedangkan, kata dia, dari PLN itu meminta di setiap kecamatan – kecamatan ​perwakilan. Disetiap antara satu kecamatan membawa perwakilan dan di enam kecamatan itu sudah berjalan edutour tersebut.

“Maka dibawa oleh perwakilan ibu – ibu dan itu dibawa ke Bakin dan itu baru jelas,” ujar Bukti.

Maksudnya, masih kata Bukti, seperti pengajuan itu baru nanti dari tim yang akan mengevaluasinya dan bagaimana kira – kira manfaatnya ke PLN Batam.

“Kalau CSR itu dan bagaimana dikembalikan kepada masyarakat yang berhubungan langsung dengan proses bisnis yang dilaksanakan pelaku usaha oleh PT brighat PLN Batam, diperlakukan kepada orang Jakarta,” ucapnya.

Sementara, terkait uang yang diberikan kepada warga Perumahan Kabil Raya oleh pihak PLN sebesar Rp100 juta tersebut, Bukti akan mempertanyakannya terlebih dahulu dan itu program apa yang diajukan.

“Itu saya tidak tahu, kemungkinan bisa saja hal itu terjadi. Tetapi harus sesuai program,” katanya.

Selain itu, pihak PT brighat PLN Batam yang menangani Proyek Sutet tersebut, kata Bukti saat ini sedang keluar kota dan itu nanti dirinya akan pertanyakan.

Terpisah, Ketua RW 07 Perumahan Kabil Raya saat dijumpai bersama Ketua DPC LSM Ampuh mengaku warganya ada sebanyak 300 kepala keluarga (KK). Namun 100 orang menolak, dan bukan dirinya yang menolak terkait Proyek Sutet tersebut bangun di depan Perumahan Kabil Raya.

“Kalau bisa, agak jauh sedikit dari perumahan kami ini. Sedangkan dana bantuan yang diberikan pihak PT brighat PLN Batam sebesar Rp100 juta itu, disaksikan oleh warga saya,” ucapnya.

Sementara, proposal yang diajukannya sebesar Rp160 juta, tetapi dari pihak PLN hanya memberi sebesar Rp100 juta dan itu langsung diantar oleh Pegawai PLN. (JIHAN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.