Tanjungpinang, (MK) – Penjabat (Pj) Wali Kota Tanjungpimang, Raja Ariza akan mengembangkan pembangunan di daerah desa/ kelurahan yang ada di Tanjungpinang pada tahun 2019 mendatang.
Hal ini, Raja Ariza mengaku pernah pengalaman semasa menjabat kepala PMD.
“Kami mengembangkan yang namanya program percepatan pembangunan desa dan kelurahan (P3DK). Setiap desa dan kelurahan diberikan Rp500 juta,” papar Ariza kepada sejumlah awak media di Kantor Camat Bukit Bestari, Rabu (31/1/2018).
Masih kata dia, Rp500 juta ini dilaksanakan dengan sitem pemerdayaan masyarakat, sama dengan sistem PNPM. Program ini ditawarkan dalam konsep ini nanti.
“Kalau bisa dilaksanakan oleh pemeritah kabupaten/ kota. Nanti kita akan hasilkan Rp1 miliar per kelurahan,” ujarnya.
Dia mengutarakan, kalau jadi tahun depan program ini dilaksanakan. Maka tolong dipelajari dulu ke provinsi.
“Konsep ini sangat bagus, supaya ada azas pemerataan,” ucapnya.
Awalnya, dilakukan azas pemerataan dulu, yang penting Rp1 miliar satu kelurahan. “Nah yang lainnya baru diporsikan menurut sektor,” tuturnya.
Contohnya, kata Ariza, sektor keunggulan di kecamatan ini keunggulannya dibidang pertanian. Makannya, program – program OPD itu lebih mengarahkan pengembangan di bidang pertanian dan begitu juga dengan yang lainnya.
“Jadi masing – masing punya unggulan, itulah yang disentuh oleh program – progran dari OPD,” katanya.
Jadi, menurutnya dengan anggaran yang terbatas ini tetap memegang teguh kepada azas prioritas, efisiensi dan efektifitas.
“Kota Tanjungpinang “The Best” sudah bagus. Keberhasilan Wali dan Wakil Wali Kota yang lama telah berhasil membangun sistem, membangun ESHAKIP sehingga mendapat nilai BB Nasional,” ucapnya. (NOVENDRA)
