Tanjungpinang, (MK) – Mahasiswa asal Kecamatan Tambelan yang berkuliah di Tanjungpinang mendatangi Kantor DPRD Provinsi. Kedatangan para mahasiswa tersebut langsung disambut Ketua DPRD Kepri di ruang rapat Komisi II DPRD Kepri, Dompak, Senin (16/5).
Para mahasiswa menjumpai Ketua DPRD Kepri tersebut, terkait kendala transportasi kapal Perintis KM Sabuk Nusantara yang sudah tiga bulan tidak beroperasi.
“Kami mewakili warga Tambelan. Kami terkendala transportasi laut, kadang kami numpang kapal barang, tapi kadang ditangkap,” papar salah satu mahasiswa asal Tambelan, Agus.
Aspirasi mahasiswa itu juga ditanggapi Ketua DPRD Provinsi Kepri, Jumaga Nadeak. Dalam pertemuan tersebut, Jumaga mengaku akan mengadakan rapat dengan Dinas Perhubungan Provinsi Kepri dan PELNI untuk mengambil solusi permasalahan kapal tersebut.
“Mengingat, kedepan ini sudah diambang pintu bulan suci Ramadhan dan lebaran, sehingga arus penumpang juga banyak. Maka, hal ini harus dipecahkan baik pemerintah maupun stakeholder,” ucapnya.
Dia juga akan mencari solusi agar rutinuitas kapal bisa berjalan dengan lancar dan sebagaimana mestinya.
“Akibat kapal tidak bisa beroperasi, bahan sembako yang perputarannya dari Tanjungpinang – Bintan bisa mengalami kehambatan,” katanya.
Terpisah, Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kepri, Ing Iskandarsyah akan mencari alternatif lain.
“Ya, seperti buat jalur kapal seperti Tanjungpinang – Batam. Sekarang permasalahannya uang saja, tinggal yang mengeksekusi uangnya saja di Pemerintah Provinsi Kepri,” ucapnya. (RUDI PRASTIO)
