
Natuna, (MK) – Ketua Umun Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Natuna, Ngesti Yuni mengaku, pihaknya mengalami kekurangan fasilitas untuk penyimpanan darah.
“Sehingga hasil darah yang didonor oleh masyarakat umum tidak bisa disimpan, karena darah akan basi. Maka, tidak ada stok darah di PMI,” papar Ngesti Yuni yang juga Wakil Bupati Natuna ini di sela – sela sambutannya pada syukuran peresmian Markas PMI Natuna di Jalan Hasanudin, Rabu (1/3/2017) sekitar pukul 15.30 WIB.
Pada peresmian itu juga turut dihadiri oleh Kepala Staf Distrik Militer (Kasdim) 0318 Natuna, RSUD Natuna, Kepala Dinas Kominfo Natuna, Organisasi RAPI, PMI, PMR, MAPALA, DEMA STAI, PP, KPI, KPA, KOMUNA, PRAMUKA, Forum Bela Negara dan Indonesia Mengajar.
Dia juga mengucapkan terimakasih kepada para organisasi dan instansi lainnya yang telah turut serta bekerjasama dengan PMI Natuna.
“Terimakasih telah sukarela melibatkan diri atas bantuan penggalangan dana untuk adinda Fahkri yang menderita gagal ginjal stadium 2,” ujarnya.
Selain itu, Ngesti juga memberikan tanda ucapan terimakasih atas keberhasilan penggalangan dana yang mencapai Rp28 juta untuk adinda Fahkri. (KALIT)
