PNS Terlibat Kampanye Segera Laporkan

by -237 views
Divisi Penindakan Pelanggaran (PP) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kepri, Lendra Wati. Foto AFRIZAL
Divisi Penindakan Pelanggaran (PP) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kepri, Lendra Wati. Foto AFRIZAL

Tanjungpinang, (MK) – Divisi Penindakan Pelanggaran (PP) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Lendra Wati meminta media dan masyarakat untuk memantau Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terlibat dalam kampanye pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2015 mendatang.

“Bila ditemukan PNS ikut berpolitik dan memihak kepada salah satu calon, segera foto dan laporkan kepada Bawaslu, selanjutnya akan kami tindak,” kata Lendra, Sabtu (25/9).

Dia mengatakan, keterlibatan PNS dalam aktivitas partai politik yang menggunakan atribut PNS maupun dalam bentuk foto, bisa memperkuat keterlibatan ASN atau PNS tersebut dalam aktivitas politik.

“Namun, sebelumnya kita harus pertanyakan apakah betul – betul PNS dan juga kemudian permasalahan kehadiran dalam aktivitas partai politik. Jika dua hal itu ditemukan, maka Bawaslu siap merekomendasi untuk menindaklanjuti,” ujarnya.

Dia mengemukakan, Bawaslu Kepri akan memproses yang bersangkutan dan apabila terbukti PNS itu terlibat, maka akan dilaporkan ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) masing – masing untuk di proses.

“Tapi untuk proses di BKD sendiri, sejauhi ini memang lambat dan itulah kendala kami,” katanya.

Sementara atas temuan tersebut, Bawaslu Kepri tetap memandang aktivitas, apakah terkait sebagai bentuk dukungan kepada partai politik.

“ASN itu harus bersifat pasif, karena PNS juga memiliki hak pilih tapi tidak terlibat dalam dukungan Parpol,” ucapnya.

Bawaslu Kepri juga berharap kepada KPU Kepri, pandangan itu harus sejalan sebelum masuk tahapan kampanye. Dalam hal ini, larangan maupun untuk sanksi itu juga di pertegas oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN – RB) Yuddy Chrisnandi. Bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjadi anggota Partai Politik (Parpol) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) akan diberhentikan. (AFRIZAL)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.