Presentasi, Maindland Teluk Baruk Tingkatkan Jumlah Wisatawan

by -376 views
by
Asisten II Pemkab Natuna, Hardiansyah dan Kadis Pariwisata Natuna, Erson Gempa saat presentasi DED Mainland Teluk Baruk. Foto MANALU
Asisten II Pemkab Natuna, Hardiansyah dan Kadis Pariwisata Natuna, Erson Gempa saat presentasi DED Mainland Teluk Baruk. Foto MANALU

Natuna, (MK) – Bupati Natuna, Hamid Rizal yang diwakili oleh Asisten II Pemerintah Kabupaten Natuna, Hardinansyah membuka presentasi hasil akhir DED Mainland Teluk Baruk di ruang rapat Kantor Bupati Natuna, Kamis (26/10/2017).

Pada presentasi tersebut turut hadir Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Natuna, Erson Gempa, OPD dan konsultan.

Dikesempatan itu, Kadis Pariwisata Kabupaten Natuna Erson menyampaikan latar belakang presentasi. Pariwisata kata dia, dapat menunjang pembangunan ekonomi, mengentaskan kemiskinan, dan belum tergarapnya potensi pariwisata secara optimal di Kabupaten Natuna serta kawasan wisata dapat dijadikan sumber pendapatan daerah.

“Tujuan dari DED Mainland Teluk Baruk ini adalah sebagai acuan pembangunan kawasan Mainland Teluk Baruk dan memberikan kemudahan bagi pihak – pihak terkait dalam mengembangkan pariwisata di Natuna,” papar Erson.

Dia mengutarakan, sasaran yang ingin dicapai dari presentasi ini adalah adanya peningkatan jumlah wisatawan, tersedianya objek dan daya tarik wisata, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan terbukanya lapangan kerja baru, terciptanya wisata yang terpadu dan berkelanjutan serta terencana sehingga meningkatkan pendapatan daerah dan devisa negara.

“Senoa sudah menjadi perhatian pusat. Senoa sudah dijadikan destinasi unggulan. Tapi untuk saat ini, fasiltas sarana dan prasarana belum dipunyai untuk menunjang Senoa untuk destinaai unggulan,” ujar Erson dalam rapat.

Erson juga meminta masukan – masukan dan ide yang mempunyai daya jual dan berdampak langsung kepada pariwisata kepada semua unsur.

“Kami sedang berusaha, kementerian mana yang akan kita kejar untuk mendukung pariwisata kita dan target yang sudah ditetapkan bisa tercapai. Apa salahnya Pemda keluar biaya, kita dapat memenuhi pembangunan yang sudah direncanakan,” ucapnya.

Saat ini, kata dia, Senoa sudah ditetapkan pada kalender event di provinsi. Untuk itu perlu fasilitas dalam memperlancar daerah wisata Natuna.

Sementara, Asisten II Pemkab Natuna, Hardinansyah mengatakan momentum 2017 ini merupakan kontribusi dari pendapatan daerah. Natuna merupakan daerah potensial untuk pariwisata selain perikanan dan migas.

“Kendala yang dihadapi adalah masalah transportasi dan faktor penunjangnya,” katanya. (MANALU)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.