Tanjungpinang, (MK) – Peneliti muda Gurindam Research Centre (GRC) Ady Muzwardi menilai program Smart Kepri Province perlu dilanjutkan oleh Diskominfo
berikutnya pasca Guntur Sakti.
Kendati demikian, menurut Dosen Fisip UMRAH
ini masih cukup banyak kendala terkait pelaksanaannya selain masalah regulasi, ada juga masalah teknis lainnya. Tentunya ini diperlukan komitmen Gubernur Kepri Nurdin Basirun untuk menuntaskan kendalanya.
“Posisi Provinsi Kepulauan Riau yang berada di perbatasan membuat provinsi ini wajib menjadi Smart Province, karena kita bersaing dengan kawasan Singapura dan Malaysia, papar Ady melalui releasenya, Kamis (15/03/2018).
Dia mengutarakan, tujuan implementasi Smart Province Kepri meningkatkan kualitas layanan publik melalui penggunaan teknologi IT dalam proses penyelenggaraan pemerintahan yang akuntabel dan sesuai dengan perkembangan informasi dan komunikasi.
“Smart Province Kepri merupakan teknologi informasi yang
terpadu/ integral dimana masyarakat bisa mendapat akses informasi sesuai asas kesetaraan hak akses sebagai cara meningkatakan Sumber Daya Manusia di Provinsi Kepulauan Riau,” ujarnya.
Masih kata dia, selain masyarakat umum investor juga bisa mendapatkan asas manfaat/ daya guna dari implementasi Smart Province terkait perijinan investasi, kawasan – kawasan investasi potensial, fasilitas investasi, kualitas
infrastruktur dan sumberdaya manusia di Provinsi Kepulauan Riau secara interaktif.
“Smart Province Kepuluan Riau memiliki beberapa kendala, seperti regulasi yang belum terpadu terkait pengembangan Smart Province antara Pemprov dan Pemkab/ Pemko, Networking Governance yang belum optimal antara pemerintah
pusat, pemerintah daerah serta antar OPD di Provinsi Kepulauan Riau terkait sinkronisasi data dan data center, collaborative governance yang tidak maksimal diantara OPD di Pemprov terkait pelayanan terpadu berbasis teknologi informasi, pembangunan infrastruktur teknologi informasi yang
belum merata di setiap kabupaten kota di Kepuluan Riau,” ucap Ady.
Dia berharap, Kepri bisa menjadi salah satu provinsi di Indonesia yang pelayanan publiknya bisa cepat dan tepat.
“Untuk mengatasi kendala yang ada, tentu sangat diperlukan komitmen Gubernur Kepri Dr. Nurdin Basirun beserta kepala daerah di tingkat kabupaten dan
kota di Kepri,” katanya. (Red)
