Sensus Ekonomi, Lis Himbau Masyarakat Beri Data Akurat

by -290 views
by
Lis saat menempelkan stiker sensus ekonomi di kediamannya
Lis saat menempelkan stiker sensus ekonomi di kediamannya

Tanjungpinang, (MK) – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau dan BPS Kota Tanjungpinang melaksanakan Sensus Ekonomi tahun 2016 secara serentak di seluruh Indonesia, terhitung sejak 1 sampai 31 Mei 2016.

Pencanangan awal pendataan dimulai dari kediaman Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah SH, Wakil Wali Kota, H. Syahrul S.Pd, dan Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Drs. Riono, M. Si, Minggu (1/5).

Sejak pagi, dua petugas pencacah sensus lengkap (PCL) dan dua orang pengawas/ pemeriksa sensus lengkap (PML) didampingi Kepala BPS Provinsi Kepri, Dumangar Hutahuruk menyambangi rumah Lis untuk melakukan sensus.

Pada sensus itu, petugas memberikan beberapa pertanyaan yang ditujukan untuk memperoleh informasi mengenai potret ekonomi seluruh masyarakat Indonesia sebagai dasar untuk perumusan kebijakan dan perencanaan pembangunan di tingkat nasional.

Petugas BPS yang melakukan pencacahan di kediaman Lis, langsung mengajukan beberapa pertanyaan untuk mendapatkan informasi data. Hal itu ditanggapi Lis dengan memberikan jawaban yang jelas kepada petugas BPS.

“Sensus ekonomi ini hanya dilakukan dalam kurun waktu 10 tahun sekali, dan ini sangat membantu untuk mengetahui tingkat perekonomian masyarakat.

“Maka, pemerintah akan mendukung pelaksanaan sensus ekonomi ini. Jika ada kendala, pihaknya akan siap membantu,” ucap Lis kepada awak media, usai petugas BPS melakukan sensus.

Dikesempatan itu, Lis menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk memberikan data seakurat mungkin. Apapun jenis usahanya.

“Saya minta jangan ada yang ditutup – tutupi atau memanipulasi data, berikan data dengan jelas dan jujur kepada petugas BPS. Sensus ini sangat bermanfaat bagi perencanaan pembangunan di Indonesia, khususnya Kota Tanjungpinang,” katanya.

Ditempat terpisah, Wakil Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul S Pd mengatakan, sesus ekonomi bertujuan untuk mendata perkembangan perokonomian masyarakat dalam 10 tahun terakhir.

“Dilihat dari geografis, kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh masyarakat, dari usaha yang kecil hinga menengah keatas akan didata secara menyeluruh,” papar Syahrul di kediamannya usai dikunjungi petugas sensus.

Oleh karena itu, Syahrul berharap kepada masyarakat agar dapat memberi keterangan secara jelas dan terbuka kepada petugas sensus eknomi, sehingga data yang diperoleh BPS dapat di formulasikan untuk dijadikan acuan pertumbuhan ekonomi yang ada di Indonesia, khusunya di Kota Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau.

“Mari kita sukseskan sensua ekonomi, berikan data yang jelas dan terbuka, agar data yang diperoleh merupakan data yang valid secara fakta,” ucapnya.

Sementara, Kepala BPS Provinsi Kepri, Dumangar Hutahuruk menyampaikan, petugas yang diturunkan untuk melakukan pencacahan data telah diberikan pelatihan dan try out terlebih dahulu.

“Petugas yang kita latih untuk mendata kegiatan ekonomi masyarakat Se – Provinsi Kepri sebanyak 3.239 orang petugas, sementara untuk petugas pendataan di Kota Tanjungpinang sebanyak 402 orang,” katanya.

Dumangar berharap, masyarakat ikut membantu petugas dalam pendataan dengan memberikan data dengan akurat dan keterbukaan, dengan begitu data yang akan disusun nanti akan bermanfaat bagi pembangunan di masyarakat.

“Mudah – mudahan pelaksanaan sensus dapat berjalan lancar selama 1 bulan ini, dan hasil ekonomi di Kota Tanjungpinang menjadi data yang berkualitas untuk 10 tahun kedepan,” ucapnya.

Usai melakukan pengumpulan data, petugas BPS memberikan stiker sensus ekonomi kepada Lis dan Syahrul, untuk ditempelkan sebagai tanda telah dilakukan sensus di rumah orang nomor satu dan nomor dua di Kota Tanjungpinang ini.

Pendataan sensus itu, dihadiri juga BPS Provinsi Kepri Rahyudin, perwakilan BPS Kota Tanjungpinang, serta Kepala Bagian Humas dan Protokol Setdako Tanjungpinang Tanjungpinang, Faisal Pahlevi, S. STP. (ALPIAN TANJUNG)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.