Tanjungpinang, (MK) – Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah SH melaksanakan Inspeksi Mendadak (Sidak) di Pasar Bintan Centre KM 9, Minggu (3/7). Pada sidak tersebut, ditemukan dua tempat penjual ayam yang pemotongannya asal – asalan dan tidak lazim dikonsumsi umat muslim.
Pelaksanaan sidak itu juga, guna memantau lonjakan harga sembako dan daging menjelang lebaran. Harga daging di pasar saat ini Rp135 ribu per kilonya. Sedangkan stok beras menjelang lebaran aman dan diperkirakan aman untuk tiga bulan kedepan.
“Pada hari ini, kita juga melakukan pengawasan terhadap penjualan ayam potong di Pasar Bincen,” papar Lis kepada awak media ini.
Tadi, kata Lis, setelah diawasi dan diteliti dibeberapa penjual ayam potong, ada dua tempat penjualan ayam yang pemotongannya masih asal – asalan.
“Pada sidak hari ini ada temuan pemotongan ayam yang tidak lazim atau tidak putus urat nadinya. Ada dua tempat yang kita temukan. Jadi ayam tersebut tidak lazim matinya, karena sudah dianggap bangkai ayam yang tidak layak dikonsumsi oleh umat muslim,” ujar Lis.
Akan hal itu, kata Lis, pemerintah melalui Disperindag akan menyurati pedagang tersebut secara tertulis.
“Tadi sudah kita tegur dan ayam tersebut kita sisihkan agar dikembalikan kepada yang ngedropnya,” ucap Lis.
Dengan adanya temuan itu, Lis menghimbau seluruh masyarakat Kota Tanjungpinang khususnya umat muslim untuk selalu waspada membeli ayam potong yang cara pemotongannya harus yang memenuhi syarat pemotongan agama Islam.
“Jangan melihat dari harganya yang murah saja, kita juga harus perhatikan cara pemotongannya agar ayam yang kita makan aman dan halal,” paparnya.
Sementara itu, hingga berita ini diposting, kenaikkan harga cabe saat ini diangka Rp50 ribu. Hal itu disebabkan petani saat ini sudah libur lebaran. (NOVENDRA)
