Sinyal Lemah, Pelanggan Telkomsel di Natuna Keluhkan Kouta Dikurangi

by -378 views
by
Ilustrasi Tower
Ilustrasi Tower
Ilustrasi Tower
Ilustrasi Tower

Natuna, (MK) – Pengguna layanan Telkomsel di Kabupaten Natuna kini mengeluh dengan adanya dugaan pengurangan kuota Branwiidh sejak akhir Maret 2017 lalu.

Berdasarkaan data dari surat Telkomsel Indonesia bernomor : Tel 88/ YN 000/ DWS – A120000/ 2017 pada 27 Februari 2017 yang ditujukan kepada GM Commercial Metrasat dengan perihal revisi surat permintaan downgrade link Natuna – Anambas.

Dalam surat itu juga diterangkan menindaklanjuti data dari Telkomsel, maka disampaikan revisi permintaan downgrade kapasitas sewa link. Dengan target pengurangan Brandwidth (BW) pada Maret 2017.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kabuapten Natuna, Raja Darmika berusaha untuk dapat menaikan atau mengembalikan jumlah Brandwidth yang telah dikurangi untuk dapat melayani pemakaian internet di wilayah Kota Ranai – Natuna dan menyurati Presiden Jokowi dari Bupati Natuna untuk dapat memperhatikan keluhan warga perbatasan meninta agar brandwidth dioptimalkan lagi dan bisa melayani jumlah penggunan Telkomsel yang didominan lebih banyak dari operator lainya. Sehingga bisa berkomunikasi dan menggunakan layanan data.

“Saya mendatangi lokasi Telkomsel Batam untuk menanyakan masalah penurunan Brandwidth. Namun tidak berhasil, karena kebijakan penambahan ada di pusat. Pemkab Natuna melalui Bupati Natuna juga telah menyurati Presiden Jokowi agar penambahan Brandwidth di Natuna sebagai daerah perbatasan sesuai dari nawacita Jokowi ke 3 yaitu menbangun Indonesia dari pingir dengan memperkuat daerah – daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan pada 5 April 2017,” papar Raja Darmika melalui telepon selurnya, Jumat (7/ 4/ 2017).

Dadang sebagai Engginering PT. Metrasat (Multimedia Nusantara) wilayah Natuna – Anambas menbenarkan adanya penurunan Brandwidth untuk wilayah Natuna, dari surat masuk Telkom untuk wilayah Natuna terjadi pengurangan sebanyak 145 Mbps untuk berapa modem BTS .

“Benar, ada surat masuk dari Telkom untuk penurunan downgrade Brandwidth, kini untuk Natuna hanya mendapat  agrade 245 Mbps dari 390 Mbps sebelumnya. Namun hal ini juga tidak akan berlangsung lama karena Telkom akan LINK Radio dari Kalimantan ke Serasan sampai ke Natuna pada Mei nanti. Sehinngga, nanti bisa mencover Bandwidth yang masih kurang dan bisa saja mendapat intruksi dari atasan untuk penambahan Bandwitch di Natuna,” ujar Dadang.

Dia mengutarakan, berperan sebagai strategic investment company guna mendukung realisasi bisnis new wave Telkom Group, diakuisisi pada 9 Mei 2003. Metra yang 100 persen sahamnya dimiliki Telkom berfokus pada layanan pembangunan, pengembangan, pemeliharaan jaringan dan jasa, serta layanan multimedia (jasa sistem komunikasi data, jasa portal dan jasa transaksi online). Sedangkan untuk perhitungan jumlah pemakai dan biaya, terdapat pada Telkomsel untuk data – datanya.

Sementara itu, Suvervisor Plasa Telkom Ranai, Yusnedi akan berkordinasi dengan Telkomsel dan metrasat provinsi dan pusat untuk mengupayakan agar kuota bandwidth Natuna bisa ditambah untuk memberikan layanan komunikasi yang prima di Natuna.

Hasil pengurangan Brandwidth ini sangat berpengaruh bagi pengguna layanan Telkomsel di Natuna. Hal itu juga dikeluhkan masyarakat yang diluapkan kepada Telkom Ranai dan pengelola Metrasat Natuna. karena pelanggan Telkomsel kesulitan melakukan akses telepon dan komunikasi data. (KALIT)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.