Tanjungpinang, (MK) – Salah seorang siswa SMPN 11 Kampung Bugis, R (12) menjadi korban pengeroyokan oleh pelajar yang merupakan satu sekolah dengan korban.
Korban R ini juga dikeroyok sekitar 20 orang pelajar kelas 8 dan kelas 9 di SMP tersebut. Akibatnya, korban merasa trauma dan melaporkan kejadian itu ke Polsek Tanjungpinang Kota.
Pengakuan korban R kepada Metrokepri.com, dirinya dikeroyok oleh 20 orang lebih yang merupakan teman – teman satu sekolahnya.
“Kebanyakan dari kelas 9 dan kelas 8 yang mengeroyok saya, kepala saya sampai pusing dan sakit,” ucap korban R, Kamis (19/11).
Meski selalu dikeroyok, R ingin terus melanjutkan sekolah dengan catatan teman – temannya tidak lagi membuat perbuatan tersebut.
“Kejadiannya sudah 3 kali, mereka selalu mengadu domba saya dan akhirnya saya dipukul beramai – ramai. Saya berharap ini tidak terjadi lagi, karena saya ingin belajar dan sekolah,” ujarnya polos.
Sementara itu, orang tua korban R menginginkan kasus pengeroyokan anaknya diproses secara hukum sesuai dengan yang berlaku.
“Agar ada efek jera kepada anak – anak itu dan tidak mengulangi kejadian yang menimpa anak saya,” ujarnya. (NOVENDRA)
