Bintan, (MetroKepri) – Dalam langkah pencegahan yang serius terhadap peredaran narkoba di kalangan generasi muda, Pemerintah Kabupaten Bintan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga mengadakan pelatihan pencegahan anti narkoba di Ballroom Hotel River Kawal Agro Resort, Rabu (09/08/2023).
Acara ini diikuti oleh 30 orang pelajar SLTA/ sederajat dari seluruh Kabupaten Bintan.
Dalam suasana yang penuh semangat, Ketua TP PKK Bintan, Hafizha Rahmadhani dan Ketua DWP Bintan, Eliza Riani memberikan pesan yang kuat mengenai komitmen terhadap upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda.
Hafizha Rahmadhani dengan tegas menyatakan keinginannya agar tidak lagi terdengar kabar anak-anak Bintan terjerat dalam jaringan narkoba. Dia mengingatkan semua peserta, terutama para pelajar bahwa narkoba adalah ancaman serius bagi masyarakat.
“Saya tidak akan merestui adanya anak-anak Bintan, terutama pelajar terlibat dalam narkoba. Ingat baik-baik, adik-adik, narkoba adalah musuh kita bersama,” ujar Hafizha.
Lebih lanjut, Hafizha mengajak semua peserta untuk mengambil manfaat sebanyak mungkin dari pelatihan ini. Dia melihat pelatihan ini sebagai peluang untuk memperluas pemahaman akan bahaya narkoba.
Hafizha juga mendorong peserta untuk menjadi agen perubahan dengan menyebarkan pengetahuan yang didapat ke teman-teman sebaya di sekolah dan juga di lingkungan sekitar.
Acara ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, dimana akan ada sejumlah pemateri yang ahli di bidang pencegahan narkoba yang akan memberikan wawasan kepada peserta. Pemateri tersebut berasal dari berbagai instansi yang terlibat dalam upaya pencegahan narkoba, seperti Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau, Kejaksaan Negeri Bintan, Kepolisian Resort Bintan, Dinas Kesehatan Bintan, dan Dinas Kepemudaan dan Olahraga Bintan.
Upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bintan ini menunjukkan tekad kuat untuk menjaga generasi muda dari ancaman narkoba. Langkah-langkah konkret seperti pelatihan ini memiliki dampak jangka panjang dalam memberikan pemahaman yang lebih baik kepada para generasi mendatang tentang bahaya narkoba, serta mendorong mereka untuk berperan aktif dalam mewujudkan masyarakat yang bebas dari narkoba. (Ian)
Editor: Redaksi
