Tim Advokasi: Penyerahaan Surat Pengunduran Rahma Ada Tanda Terima

by -229 views
Calon Wakil Walikota Tanjungpinang Rahma Didampingi Agung Saat Mengklarifikasi Pernyataan Politisi PDIP. Foto RUDI PRASTIO
Calon Wakil Walikota Tanjungpinang Rahma Didampingi Agung Saat Mengklarifikasi Pernyataan Politisi PDIP. Foto RUDI PRASTIO

Tanjungpinang, (MK) – Calon Wakil Wali Kota Tanjungpinang pasangan nomor urut 1, Hj. Rahma S.IP beserta tim advokasinya mengklarifikasi pernyataan Politisi PDIP Syahrial yang menyebutkan Rahma belum mengajukan pengunduran diri sebagai Anggota DPRD Kota Tanjungpinang.

“Kami secara tegas membantah itu, bahwa Rahma telah menyampaikan permintaan dan permohonan itu. Apa yang kami sampaikan juga sudah ada tanda terimanya,” papar Tim Advokasi Rahma, Agung Wiradharma SH kepada puluhan awak media di kediamannya, Senin (30/4/2018).

Surat tersebut dikatakannya tertanggal 12 Februari 2018 terkait pengunduran diri untuk diteruskan kepada Pimpinan DPRD Kota Tanjungpinang, Ketua DPC PDIP Kota Tanjungpinang dan Ketua KPU Kota Tanjungpinang.

“Ini tanda terimanya. Ini menyangkut surat pengunduran diri ibu Rahma, disampaikan untuk ditindak lanjuti. Artinya bukan tembusan,” ujar Agung.

Jadi, lanjutnya surat tersebut disampaikan oleh timnya yakni Abdul Rasyid ke Sekretariat DPC untuk diteruskan.

“Yang menyampaikan adalah tim kami dan kami hadirkan juga disini,” ucapnya.

Sedangkan, menyangkut pengunduran diri Rahma sebagai anggota PDIP, Agung mengaku masih ingat waktu itu pada 7 Januari 2018.

“Artinya, itu jauh hari sebelum penetapan calon dan pada waktu itu saudara Rahma bukan sebagai Calon Wakil Wali Kota,” paparnya.

Pertama, kata dia, pergi ke sekretariat tetapi sekretariat tutup. Kemudian langsung menuju rumah Pak Sukandar selaku Ketua DPC PDIP Tanjungpinang. Namun, Pak Sukandar tidak berada ditempat.

“Jadi dengan begitu, kami telpon Pak Sukandar meminta petunjuk dari beliau dan beliau mengarahkan kami menuju sekretariat lagi untuk menjumpai seseorang yang bernama Untung,” ucapnya.

Oleh karena itu, menurutnya, apa yang diucap oleh Syahrial mengenai surat tersebut hanya disampaikan ke penjaga kantor tanpa diketahui oleh ketua atau sekertaris itu adalah pernyataan yang tidak berdasar.

“Saya akan dengarkan ke teman – teman media semua disini tentang percakapan saya dengan Pak Sukandar menyangkut petunjuk pengantaran surat,” ujarnya sambil membuka suara rekaman percakapannya.

Dari pembicaraan rekaman ini, jelas yang berbicara adalah Pak Sukandar Ketua DPC PDIP Kota Tanjungpinang.

“Saya juga ingat ketika pengantaran surat ini kami ditemani oleh rekan – rekan media,” ucapnya.

Ia juga menilai, apa yang disampaikan oleh Syahrial menyangkut surat pengunduran diri Rahma yang dikatakan melanggar SOP, itu adalah mengada ngada dan mencari alasan saja. (RUDI PRASTIO)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.