Tanjungpinang, (MetroKepri) – Lurah Pinang Kencana, Syamsul Bahri bersama perangkat RT/ RW, Babhinkamtibmas dan Babinsa langsung mendatangi lokasi adanya bau aroma tidak sedap di sebelah SD Negeri 002 Tanjungpinang Timur, Senin (1/10/2018).
Syamsul berjanji kepada perwakilan Wali Murid, akan segera menyelesaikan masalah adanya bau limbah di sebelah sekolah yang sangat meresahkan.
“Hari ini saya berjanji tidak akan ada lagi masalah soal limbah yang berasal dari ternak ayam. Dan, dengan dibantu Ketua RT/ RW, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, kita panggil pemilik agar tidak beternak lagi dirumahnya,” papar Syamsul.
Syamsul juga meminta kepada pemilik untuk segera memindahkan kandang beserta ayam agar tidak berada di sekitar sekolah demi kesehatan anak – anak yang belajar.
“Kalau bisa tidak ada lagi ternak ayam di sebelah sekolah SD Negeri 002 Tanjungpinang Timur demi kesehatan kita bersama,” ujarnya.
Akhirnya, dengan hasil musyawarah bersama, pemilik ternak ayam, Ida bersedia menjual seluruh ayamnya agar tidak ada permasalahan dilain waktu.
“Saya bersedia menjual, tetapi beri saya waktu dalam beberapa hari ini untuk membersihkan kandang ayam beserta limbah kotorannya,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, laporan masyarakat tentang adanya aroma tak sedap limbah ternak ayam dari sebelah sekolah SD Negeri 002 Tanjungpinang Timur, Lurah Pinang Kencana, Syamsul Bahri akan segera turun ke lokasi tersebut.
Hal ini dikatakannya saat dikonfirmasi oleh awak media ini melalui telepon selulernya, Sabtu (29/9/2018) sore.
“Hari Senin saya akan turun bersama Ketua RT/ RW setempat, Babinkamtibmas dan instansi terkait beserta Guru SD 002 Tanjungpinang Timur,” ucapnya. (*)
Penulis : Novendra
