
Tanjungpinang, (MK) – Terbakarnya sebuah trafo listrik di Hutan Lindung, disebabkan adanya pergantian cut out di trafo tersebut. Atas kejadian itu, PLN Tanjungpinang juga mengaku kekurangan tenaga jaga di kantor.
“Memang benar ada pergantian cut out di trafo tersebut. Kita mengakui, mungkin petugas kita ada kerja ditempat lain sehinga tidak ada yang berjaga,” papar Humas PLN Tanjungpinang, Musril saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Kamis, (05/1).
Dia mengutarakan, ledakan dan terbakarnya trafo itu juga diakibatkan adanya pergeseran listrik, sehingga menimbulkan percikan api.
“Akibat arus listrik yang bergeser, makanya menimbulkan api. Jadi, karena itulah terjadinya ledakan,” ujarnya.
Saat ini, kata dia, pihaknya sudah melakukan penggantian alat cut out di trafo Jalan Hutan Lindung Gang Sembat tersebut.
“Sudah kita ganti, dan sat ini listrik di Hutan Lindung sudah normal kembali,” katanya.
Dia juga menghimbau, jika ada kerusakan listrik diharapkan menghubunginya secara langsung.
“Kalau ada kejadian dan kerusakan, hubungi saya di 0853 2217 0002,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, terjadi ledakan trafo pada Rabu (04/1) sekitar pukul 23.22 WIB. Suara ledakan itu juga membuat warga sekitar ketakutan. (SYAIFUL AMRI)
