Natuna, (MK) – Dalam rangka mendukung program Polri dan Nawacita Presiden Joko Widodo, Polres Natuna melaksanakan program “Polisi Gek Kampung”.
Program Polisi Gek Kampung ini juga bertujuan untuk mengetahui langsung dari masyarakat saran dan masukan untuk meningkatkan kinerja Polisi sebagai pengayom masyarakat.
Program itu juga sangat didukung oleh Wakil Bupati (Wabup) Natuna, Ngesti Yuni. Dukungan tersebut, disampaikan Wabup Natuna ketika Anggota Polsek Bunguran Timur, Bripka Dapid Arviad mengunjungi kediamannya di Ranai Barat, Senin (5/9).
“Kita sangat mendukung program ‘Polisi Gek Kampung’ ini, karena dapat dekat dengan masyarakat, sehingga terjalin hubungan tanpa ada harus rasa takut terhadap seragam Polisi,” ucap Ngesti.
Ngesti berharap, polisi bisa lebih fleksibel dan berbaur kepada masyarakat, sehingga masyarakat tidak lagi merasa takut dengan seragam polisi dan tidak takut melaporkan bila ada permasalahan.
Selain itu, Wakil Bupati Natuna ini juga telah menyampaikan beberapa waktu lalu di Polda Kepri dalam acara penanganan masalah kebakaran hutan.
“Kita minta, agar semua unsur baik pemerintahan dan pihak terkait mengantisipasi potensi konflik social dan mengurangi dengan cepat tingkat kriminilitas pada remaja dan masyarakat Natuna,” ujarnya.
Ngesti juga mengucapkan selamat kepada polisi karena sangat cepat menyelesaikan sebuah kasus. Dengan terciptanya kondisi aman dan nyaman menjadi awal mula investor bisa berinvestasi dan mengembangkan dunia pariwisata serta pembangunan di Natuna.
“Kasus penjambretan di lingkungan Masjid Agung Natuna kemarin berhasil ditangani dan pelakunya sudah diamankan, sehingga keadaan aman dan nyaman tetap berlangsung di Natuna. Diharapkan investor luar bisa berinvestasi untuk membangun Natuna,” katanya.
Sementara, Bripka Dapid yang telah mengunjungi warga di berbagai wilayah kecamatan, mencatat masukan dan saran sebagai laporan dari kunjungan polisi masyarakat untuk program “Gek Kampung”. (KALIT)
