Tanjungpinang, (MK) – Tanpa diketahui sebab dan motif permasalahannya, Yanto nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menggantungkan diri dengan selembar kaos lengan panjang biru di salah satu batang pohon Nangka di kebun milik Wagiman Jalan Ganet KM 11, Tanjungpinang.
“Yanto gantung diri dengan cara mengaitkan kaos lengan panjang ke lehernya,” ucap Kasubbag Humas Polres Tanjungpinang, Iptu Abdulatip kepada sejumlah awak media, Sabtu (25/6) sekitar pukul 08.00 WIB.
Dia mengutarakan, Yanto dengan nama lengkap Yanto Supriyanto merupakan warga Gesek Kelurahan Toapaya Selatan Kabupaten Bintan ini diketahui berasal dari Bandung.
“Kronologisnya, sekitar pukul 07.00 WIB salah satu warga sekitar tempat kejadian bersama rekannya merasa curiga dengan adanya sepeda motor Honda Beat BP 3014 BM parkir di tepi jalan selama kurang lebih 3 hari,” katanya.
Dia mengemukakan, setelah dicek ke arah dalam kebun, Heru beserta dua rekannya menemukan sesosok mayat yang tergantung di batang pohon Nangka.
“Kemudian, Heru bersama dua rekannya berlari menemui Nasrul yang segera melaporkan temuan adanya mayat yang gantung diri ke salah satu anggota Polsek Tanjungpinang Timur,” ujarnya.
Atas laporan tersebut, jajaran Polsek Tanjungpinnang Timur yang dipimpin langsung Kapolsek Tanjungpinang Timur bersama Kepala SPK Polres, Ipda Tarigan langsung menuju TKP untuk melakukan olah TKP.
“Sekitar pukul 09.15 WIB, Tim Inafis Sat Reskrim Polres Tanjungpinang melakukan identifikasi mayat dan olah TKP,” katanya.
Selanjutnya, pukul 09.50 WIB korban dibawa ke RSUD Provinsi. Kepri untuk divisum.
“Hasil olah TKP, anggota menemukan barang bukti berupa tas sandang hitam yang berisikan KTP, SIM, STNK, HP merk Samsung, HP merk Asus, dompet, baju dan celana futsal, sandal, kaos kaki, kunci motor dan di sekitar TKP ditemukan sepeda motor Honda Beat merah BP 3014 BM yang saat ini diamankan ke Polres Tanjungpinang,” ucapnya.
Hingga berita ini diposting, motif gantung diri masih dalam penyelidikan pihak Polres Tanjungpinang. (NOVENDRA)
