Warga Tanjungpinang Keluhkan Trotoar Dibuat Taman

by -211 views
by
taman-diatas-trotoar-jl-diponogoro
taman-diatas-trotoar-jl-diponogoro

Tanjungpinang, (MK) – Pembuatan taman diatas trotoar yang dikerjakan Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Tanjungpinang, dikeluhkan warga Kota Tanjungpinang.

Pasalnya pembuatan taman diatas trotoar pejalan kaki tersebut dinilai tidak bermanfaat dan menghambur – hamburkan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Seperti pembuatan taman diatas trotoar di Jalan Diponegoro.

Pembuatan taman diatas trotoar itu juga dinilai merenggut hak para pejalan kaki.

“Ketika berjalan di trotoar itu, saya terpaksa harus ke tepi jalan raya. Hal itu, karena trotoarnya sudah penuh dengan taman,” ujar salah seorang pejalan kaki, Agus, Sabtu (14/5).

Menurut dia, hal itu dapat membahayakan para pejalan kaki, karena harus berjalan di tepi jalan raya.

“Apa boleh buat,  kami harus jalan ke tepi jalan. Abang lihat sendirilah, trotoar untuk pejalan jalan kaki penuh dengan taman tak berguna itu,” katanya.

Diketahui, fungsi trotoar merupakan hak pejalan kaki yang telah disebut dalam Pasal 131 ayat (1) UU LLAJ. Artinya, trotoar diperuntukkan bagi pejalan kaki, bukan untuk orang pribadi maupun instansi lainnya.

Terpisah, Kepala DKPP Kota Tanjungpinang, Ir. Almazuar Amal saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya terkesan ‘mengelak’, dan melemparkan kepada Kepala Bidang Pertamanan, Wambok Malili.

“Coba tanya saja kepada Kabid Pertamanan, saya tidak tahu soal itu dek,” ucapnya singkat kepada MetroKepri.

Sementara itu, Kabid Pertamanan DKPP Tanjungpinang, Wambok Malili enggan membalas pesan singkat yang dilayangkan berkali – kali ke telepon selulernya. (SYAIFUL AMRI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.