200 Sapi Kurban di Tanjungpinang Tidak Dapat Label Sehat

by -406 views
by
Salah Satu Tempat Penjualan Sapi Kurban di Tanjungpinang. Foto NOVENDRA
Salah Satu Tempat Penjualan Sapi Kurban di Tanjungpinang. Foto NOVENDRA
Salah Satu Tempat Penjualan Sapi Kurban di Tanjungpinang. Foto NOVENDRA
Salah Satu Tempat Penjualan Sapi Kurban di Tanjungpinang. Foto NOVENDRA

Tanjungpinang, (MK) – Guna mengetahui layak atau tidaknya sapi yang akan dikurbankan pada Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriah mendatang, Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Kota Tanjungpinang melakukan pemeriksaan dibeberapa tempat penjualan sapi.

Kasi Kesehatan Hewan (Keswan) dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet), drh. Arlinda menyampaikan pihaknya telah turun dan melakukan pemerikasaan selama dua hari yakni pada Senin dan Selasa (21 – 22/ 8/ 2017) kemarin. Ada sebanyak 800 hewan kurban jenis sapi di 20 lokasi di Kota Tanjungpinang.

“Dalam pemeriksaan itu, sebanyak 200 sapi kurban tidak dapat label sehat dan layak (SL) dan 600 ekor sapi memenuhi kriteria untuk dikurbankan,” papar Arlinda kepada sejumlah awak media di kantornya, Rabu (23/8/2017).

Dia mengutarakan, kriteria yang masuk dalam pemeriksaan ini adalah sapi sehat, jantan, cukup umur, tidak kurus dan tidak cacat. Sapi yang memenuhi kriteria itu akan langsung diberi label SL.

“Bagi sapi yang tidak diberi label SL karena tidak memenuhi lima kriteria. Namun bisa untuk dikurbankan, tergantung konsumen lagi untuk memilih yang sudah diberi label dan tidak diberi label,” ujarnya.

Dia mengemukakan, untuk hewan kurban pihaknya selalu mengawasi penyakit Zoonosis pada sapi. Namun saat pihaknya melakukan pengecekan tidak ditemukan adanya penyakit zoonosis pada sapi. Tetapi, pada sapi tersebut masih ada ditemukan beberapa penyakit kulit yaitu penyakit kudis.

“Kita menghimbau kepada masyarakat untuk membeli sapi yang telah diperiksa kesehatannya dan yang sudah diberi label SL,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Kemenag Kota Tanjungpinang, Muhammad Nasir mengatakatan hingga saat ini pihaknya telah mencatat data sementara hewan yang akan dikurbankan menjelang lebaran Idul Adha mendatang sebanyak 1200 ekor sapi dan kambing.

“Data ini hanya sementara yang kita dapatkan dari Kantor Urusan Agama (KUA) di setiap kecamatan. Tapi, kami akan melanjutkan pendataan hingga lebaran ketiga nanti,” katanya. (NOVENDRA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.