30 Penumpang Tujuan Batam Terlantar di Pelabuhan SBP

by -278 views
by
Ilustrasi Penumpang-Tampak-Memadati-Pelabuhan-Sri-Bintan-Pura
Ilustrasi Penumpang-Tampak-Memadati-Pelabuhan-Sri-Bintan-Pura

Tanjungpinang, (MK) – Sekitar 30 orang penumpang yang memiliki tiket tujuan Batam terlantar di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang, Jumat (4/3) sekitar pukul 16.45 WIB petang. Hal itu diduga karena tata kelola yang amburadul.

Akibatnya, puluhan penumpang merasa kecewa terhadap Syahbandar Pelabuhan SBP dan PT. Pelindo Tanjungpinang. Pasalnya, saat itu tiket tujuan Batam masih dijual oleh agen tiket kapal sehingga para penumpang yakin bisa berangkat sore itu juga.

Namun, ketika sampai di kapal, pihak petugas Syahbandar tidak memperbolehkan penumpang masuk. Sehingga, antara penumpang dan petugas nyaris bentrok.

Ditengah kericuhan itu, petugas Syahbandar memilih kabur dan sembunyi setelah tali kapal dilepas dan akhirnya berangkat. Padahal, petugas Syahbandar yang saat itu menyampaikankan akan mencari solusi untuk memberangkatkan penumpang yang terlantar, namun saat penumpang menunggu petugas Syahbandar menghilang.

Mirisnya lagi, saat para penumpang menghampiri berbagai pihak terkait seperti pihak Syahbandar, agen penjualan tiket PT Baruna Jaya dan pihak Pelindo yang merupakan pemilik dan pengelola pelabuhan tersebut tidak satupun memberikan solusi kepada puluhan penumpang yang terlantar tersebut.

Salah satu penumpang yang ditemui oleh beberapa awak media, Faizal merasa kecewa dengan kinerja petugas Syahbandar, pihak PT. Pelindo serta penjual tiket jasa transportasi laut yaitu PT. Baruna Jaya.

“Tadi saya disuruh lari menuju kapal yang akan berangkat beberapa menit lagi sambil menggendong anak saya, namun saat di pintu kapal kami tidak boleh masuk dengan alasan kapal penuh tetapi kenapa masih dijual tiketnya, seharusnya ditutup la. Sampai saya dan anak – anak terlantar di pelabuhan,” ucapnya kesal.

Dikesempatan yang sama, salah satu petugas Syahbandar, M. Tarmuzi saat dikonfirmasi terkesan ‘cuci tangan’.

“Sebenarnya tugas saya hanya mengawasi bobot kapal, kalau penumpang penuh kami lepas tali, kalau mau lebih jelas tanya saja ke pihak agen tiket kapal dan pihak pelabuhan kenapa masih memperbolehkan penumpang masuk ke pintu masuk dan jual tiket kepada penumpang,” ucapnya.

Sementara itu, GM Pelindo I Wayan Wirawan saat dikonfirmasi terkesan lepas tangan terkait puluhan penumpang yang terlantar di Pelabuhan SBP dan pihaknya tidak bertanggungjawab atas kejadian tersebut.

“Semua kejadian ini adalah tanggungjawab agen penjual tiket kapal. Itu bukan tanggungjawab kami, itu kesalahan agen penjual tiket, tanya aja ke mereka,” ujarnya sambil berlalu.

Sebelumnya, salah satu petugas operasional PT Baruna Jaya yang ditemui diruang kerjanya menuding keras pihak Pelindo yang terkesan tutup mata atas maraknya ‘calo’ jual tiket di pelabuhan SBP.

“Semua pihak mau cari untung di pelabuhan ini tanpa memikirkan konsumen atau penumpang yang selalu menggunakan jasa transportasi laut,” katanya. (NOVENDRA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.