Tanjungpinang, (MK) – Sebanyak 300 anak yang terdiri dari pelajar PAUD, TK, dan SD se – Kecamatan Tanjungpinang Kota mengikuti peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia di halaman SDN 004 Kelurahan Senggarang, Sabtu (15/10) sekitar pukul 07.30 WIB.
Peringatan hari cuci tangan tahun 2016 ini juga, merupakan bekerjasama dari Tim Penggerak PKK, dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tanjungpinang dan dihadiri oleh Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah.
Pada kesempatan itu, Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah mengajari 300 anak – anak cuci tangan dengan pakai sabun.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Rustam menyampaikan, peringatan ini dilakukan dalam upaya mobilisasi gerakan cuci tangan yang dianggap punya peran penting bagi kesehatan masyaràkat.
“Saat ini, kebiasaan cuci tangan masih belum membudaya pada sebagian besar warga masyarakat Tanjungpinang,” papar Rustam kepada MetroKepri.com.
Menurut dia, masih ada warga masyarakat tidak melakukan cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir pada lima waktu kritis, yaitu setelah buang air besar, setelah memegang hewan, tanah atau barang kotor, sebelum menyiapkan makanan, sebelum makan dan sebelum memberikan makan anak.
“Cara mencuci tangan yang benar juga masih harus disosialisasikan. Harus pakai sabun, sebab jika tidak maka sebagian kotoran, lemak dan kuman mungkin tidak bisa lepas,” ujarnya.
Selain itu, kata dia, juga harus pakai air mengalir, sebab jika tidak kumannya mungkin tidak bisa lepas. Atau kalau cucinya di satu wadah ramai – ramai, kumannya kemungkinan malah menyebar.
“Jangàn lupa cuci tangan harus lengkap. Punggung tàngan, telapak tangan, jari – jari tangan, ibu jari, bahkan hingga pergelangan tangan,” ucapnya.
Pada acara itu juga turut hadir para Pimpinan SKPD, PKK, GOW, DHARMAWANITA, camat, lurah, para kepala SD, TK dan PAUD serta melibatkan sekitar 300 siswa SD, TK dan PAUD Se – Kecamatan Tanjungpinang Kota. (ALPIAN TANJUNG)
