Tanjungpinang, (MK) – Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kota Tanjungpinang akan menyelesaikan 300 unit rumah program rumah tidak layak huni (RTLH) yang tidak tuntas pengerjaannya pada tahun 2015 lalu.
“Penundaan pengerjaan program RTLH tersebut karena mengalami defisit anggaran di tahun 2015 lalu. Sehingga 300 RTLH itu belum selesai,” ujar Kepala Dinsosnaker Kota Tanjungpinang, Surjadi kepada metrokepri.co.id, Senin (25/1).
Maka, kata dia, 300 RTLH tersebut akan diselesaikan pada tahun 2015 ini. Sedangkan, untuk progam bedah kampung dari Kementerian Sosial (Kemensos), pihaknya akan mengupayakan agar Tanjungpinang mendapat bantuan tersebut.
“Kami akan upayakan dapat progam bedah kampung dari Kemensos tersebut. Kami juga sudah melayangkan surat permohonan sesuai dengan persyaratannya,” ucapnya.
Dia mengutarakan, rumah disekitaran pesisir Tanjungpinang masih banyak yang perlu dibenahi. Oleh sebab itu, Surjadi optimis tahun ini Tanjungpinang akan mendapatkan kembali progam bedah kampung tersebut. (LIYANA)
