370 Rumah di Halmahera Barat Rusak Akibat Gempa

by -282 views
by
Kepala Pusat Data Informasi BNPB, Sutopo Purwo Nugroho
Kepala Pusat Data Informasi BNPB, Sutopo Purwo Nugroho

Tanjungpinang, (MK) – Sebanyak 370 rumah rusak akibat gempabumi yang mengguncang Kecamatan Jailolo Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara sejak 16 – 11 – 2015 hingga 21 – 11 – 2015 lalu.

Gempa yang terjadi secara terus menerus, baik yang berasal dari jalur subduksi di laut maupun di kalur sesar di darat dengan pusat gempa 61 Km Timur Laut Ternate. Bahkan pada 20 – 11 – 2015 terjadi gempa sebanyak 130 kali dalam kurun waktu 16 jam.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menyampaikan, gempa yang ditimbulkan tidak besar (kurang dari 5 SR), namun guncangannya cukup kuat di Kecamatan Jailolo.

“Satu orang dilaporkan luka ringan akibat tertimpa bangunan di Desa Guaeria. Kerusakan rumah terjadi di dua desa yaitu Desa Bovanehena dan Desa Galala Kecamatan Jailolo,” ucap Sutopo, Senin (23/11).

Dia mengutarakan, kerusakan di Desa Bobanehena yakni sebanyak 276 unit rumah rusak ringan (RR), 53 unit rumah rusak sedang (RS), 21 unit rumah rusak berat (RB ), 2 unit masjid rusak sedang, 1 unit Sekolah Dasar rusak sedang.

“Sedangkan di Desa Galala, 15 unit rumah rusak ringan (RR), 5 unit rumah (RB), 1 unit Musholah (RS), 1 jalan umum (RB),” katanya.

Dia mengatakan, BPBD bersama SKPD terkait telah ke lokasi kejadian untuk melakukan kaji cepat serta penanganan sementara di lokasi terdampak.

Bupati Halmahera Barat telah menetapkan SK Tanggap Darurat selama 14 hari, terhitung sejak 21-11-2015  hingga 6-12-2015.

Kendala di lapangan adalah lokasi terdampak bencana cukup jauh dan aksesnya sulit dijangkau. Jumlah personil sangat terbatas. Kebutuhan mendesak adalah logistik berupa permakanan, dan bahan bangunan.

Sementara itu di tempat lain, hujan deras telah menyebabkan longsor dan menyebabkan 2 orang tewas di Kelurahan Padang Sawah, Kecanatan Binjai, Kabupaten Pasaman, Provinsi Sumatera Barat, pada 21-11-2015 pukul 20.00 WIB.

Longsor menimbun satu unit rumah. Korban jiwa dua orang tewas yakni Saripati (P/35 th) dan Riski (L/8 th) dan 1 orang luka ringan yakni Intan (P/6 th).

BPBD Pasaman dibantu PMI dan Basarnas melakukan evakuasi korban dan membawa korban ke rumah sakit terdekat. (ALPIAN TANJUNG)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.