
Natuna, (MK) – TNI Angkatan Darat menyampaikan ucapan terimakasih kepada media massa atas perhatian dan simpati yang besar terhadap musibah kecelakaan saat latihan di Kabupaten Natuna yang menyebabkan empat orang prajurit dari Yonarhanud – 1/ K gugur serta delapan orang yang mengalami luka, pada Rabu (17/5/2017) sekitar pukul 19.55 WIB.
Empat jenazah prajurit TNI AD yang menjadi korban dalam insiden kecelakaan latihan di Natuna telah diberangkatkan menuju ke daerah asalnya masing – masing. Jenazah Alm Pratu Marwan dibawa ke Pekanbaru, jenazah Alm Kapt Arh Heru Bahyu ke Padang, jenazah alm Pratu Ibnu Hidayat ke Semarang, dan jenazah Alm Praka Edi ke Palopo.
Terkait kecelakaan latihan itu, tim dari TNI AD masih sedang dan terus melakukan investigasi untuk mengetahui penyebabnya. Namun secara teknis, Meriam 23 mm/ Giant Bow yang digunakan dalam latihan masih dalam kondisi baik dan dipelihara dengan baik di satuan Yonarhanud – 1/ K.
Hasil investigasi yang dilakukan oleh tim dari TNI AD nantinya akan dilaporkan kepada Panglima TNI.
TNI AD juga sangat menghormati dan menghargai kebebasan jurnalistik serta akan selalu terbuka untuk memberikan informasi kepada media. Namun, TNI AD berharap agar semua pihak bisa turut berempati terhadap duka cita yang sedang dialami oleh keluarga prajurit TNI AD yang menjadi korban, dengan cara tidak menyebarkan gambar – gambar maupun berita yang tidak benar terkait insiden tersebut. (KALIT/ Dispenad)
