Tanjungpinang, (MetroKepri) – Sebanyak 50 orang peserta mengikuti pelatihan teknik pertolongan di air bagi potensi SAR dan latihan SAR daerah tahun 2018. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama enam hari yang dimulai sejak Senin (6/8/2018) di Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga.
Kepala Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) Kelas 1 Tanjungpinang, Budi Cahyadi mengatakan terpilihnya Kecamatan Senayang sebagai lokasi pelatihan di Kabupaten Lingga sesuai arahan Bupati Lingga.
Masih kata Budi, seiring Senayang juga menjadi pusat aktivitas nelayan terbesar di Kabupaten Kepulauan itu.
“Kami juga seirama, artinya kami ingin menguatkan peran masyarakat dalam penanganan jika terjadi kecelakaan,” paparnya kepada sejumlah awak media, Selasa (7/8/2018).
Dia mengutarakan, pertimbangan dipilihnya Senayang sebagai lokasi pelatihan karena ada beberapa kejadian seperti kecelakaan pesawat di perairan tersebut beberapa tahun lalu.
“Itu juga menjadi bahan pertimbangan kami kenapa latihan di sana. Jadi, masyarakat yang pertama melihat atau ada di lokasi kejadian, sehingga bagaimana respon yang harus dilakukan dengan benar,” ujarnya.
Adapun pesertanya, sambung Budi, Anggota Satpol PP, BPBD dan beberapa masyarakat Senayang dengan jumlah keseluruhan 50 peserta.
“Saya berharap, pelatihan yang digelar ini dapat bermanfaat dan mampu diterapkan masyarakat, nelayan serta aparat saat terjadi bencana atau kecelakaan di laut,” ucapnya. (NOVENDRA)
