Bintan, (MK) – Wakil Bupati Bintan Drs. H. Dalmasri Syam MM membuka secara resmi kegiatan Diklat Prajabatan CPNS Gol II dan Gol III formasi khusus tenaga kesehatan dan guru garis depan di Hotel Hermes Agro Resort, Jum’at (19/1/2018) pagi.
Diklat Prajabatan tersebut diikuti oleh 61 peserta yang terdiri dari 44 peserta tenaga kesehatan dan 17 peserta guru garis depan dengan narasumber Diklat Widyaswara dari Provinsi Kepri selama 7 hari kerja sejak 18 sd 25 Januari 2018.
Agenda tersebut juga dihadiri oleh Sekda Kabupaten Bintan Drs. H. Adi Prihantara MM, Kepala Pusat Pengembangan Program dan Pembinaan Diklat Lembaga Administrasi Negara Dra. Reni Suzana M.PPM, Jajaran OPD Kabupaten Bintan, Kepala Bagian serta Camat.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Bintan Dra. Irma Annisa mengatakan Diklat ini penting dilaksanakan sebagai bagian dari pembekalan sebelum diangkat menjadi ASN. Diklat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan, keahlian dan sikap.
“ASN harus mampu memainkan peran, memiliki mental serta mempunyai kompetensi yang diaktualisasikan melalui sikap dan prilakunya yang penuh kesetiaan dan ketaatan kepada negara, bermoral, bermental baik, profesional, sadar akan tangungjawab sebagai pelayan publik serta mampu menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa,” papar Irma.
Sementara itu, Wakil Bupati Bintan Drs. H. Dalmasri Syam MM menyampaikan Diklat yang diadakan ini hendaknya dapat menjadi bekal bagi aparatur guna meningkatkan pengabdian kepada masyarakat.
“Saya berharap saudara semua mengikuti diklat ini dengan serius, karena ini amat penting untuk saudara dan pengabdian kedepan. Tiga hal, kompetensi, kemampuan dan perilaku yang baik harus dimiliki oleh siapapun yang ingin jadi ASN,” ujarnya.
Masih kata Dalmasri, diklat itu bukan sekedar untuk memenuhi persyaratan administrasi atau formalitas belaka. Akan tetapi, diharapkan membawa dampak yang riil bagi peningkatan kinerja para aparatur pemerintah melalui penambahan wawasan, pengetahuan dan pembentukan sikap mental sesuai dengan tujuan dari pendidikan dan pelatihan tersebut.
“Tahun 2017 yang lalu, Pemkab Bintan sudah memberhentikan 10 ASN dengan berbagai faktor. Saya harapkan semua peserta diklat, ikuti diklat dengan sebaik – baiknya. Tanamkan jiwa patriotisme, berbaur dan harus mampu berkomunikasi dengan masyarakat,” ucapnya. (Red)
