Natuna, (MK) – Bank Indonesia (BI) melaksanakan layanan kas keliling ke daerah perbatasan tepatnya di Kecamatan Subi. Pada kegiatan itu juga, BI Pusat dan Batam bekerjasama dengan Angkatan Laut (AL).
“Layanan kas keliling ini, tujuannya mensosialisasikan dan penukaran uang rusak, lusuh, uang besar, kecil serta uang koin,” ucap Ketua Tim Kas Keliling Kepri dari Departemen Pengelolaan Uang (DPU), Hidayat, Jumat (19/8).
Dia mengutarakan, Pulau Subi ini merupakan pulau yang kelima yang dikunjungi pihaknya. Layanan ini dimaksud untuk memberikan pelayanan penukaran uang dan sosialisasi cirri – cirri keaslian uang Rupiah.
“Mengingat Kecamatan Subi tidak ada bank, sehingga clean money policy tidak berjalan baik di daerah ini,” ujarnya.
Selaku ketua tim, hidayat mengusulkan kepada pemerintah dan perbankan untuk membuka pelayanan jasa perbankan di Kecamatan Subi guna membantu perekonomian.
Dikesempatan yang sama, Camat Subi Romi R Novik S.Stp menyambut baik kegiatan tersebut. Dia juga berharap kehadiran jasa perbankan di Kecamatan Subi, karena banyaknya minat masyarakat dan pelaku usaha yang ingin mengajukan kredit dan pinjaman.
“Sementara, dari sisi pemerintahan dapat memperlancar kegiatan transaksi keuangan dana desa (ADD/ DD), gaji PNS serta para pelaku usaha yang jumlanya miliaran rupiah setiap tahun di Kecamatan Subi,” ujarnya.
Apalagi, kata dia, akhir tahun yakni Oktober 2016 direncanakan PT. PLN sudah masuk dan langsung beroperasional.
“Maka tidak ada lagi kendala dari sisi sumber listrik di Kecamatan Subi ini,” katanya.
Pantauan di lapangan, Tim Kas Keliling diangkut oleh KRI Beladau 643 yang dikomandoi oleh Mayor laut (P) Indra Laksamana. Kedatangan tim kas keliling tersebut disambut dengan antusias oleh warga Kecamatan Subi, bahkan warga langsung menukarkan uang rusak dan uang logam mereka. (KALIT)
