
Tanjungpinang, (MK) – Bappeda Kota Tanjungpinang melepaskan 190 petugas pengumpul data, verifikator dan koordinator pada kegiatan penyusunan data base kesejahteraan sosial Kota Tanjungpinang di aula Gedung PKK sekaligus penyematan pin kepada verifikator.
“Dari 190 orang itu terdiri 150 masyarakat dan 40 dari kelurahan,” papar Kepala Bappeda Kota Tanjungpinang, Surjadi kepada MetroKepri.com, Selasa (25/4/2017).
Rinciannya, kata Surjadi, untuk tim Verifikator yang pesertanya dari masyarakat berjumalah 40 orang, 152 pengumpul data dari kelurahan, 8 koordinator.
“Target kita Oktober 2017 ini pengumpulan data base sudah harus selesai,” ujarnya.
Dia mengutarakan, hal ini untuk mewujudkan kesjahteraan sosial masyarakat Kota Tanjungpinang disemua sektor dengan sasaran seluruh Kepala Keluarga yang ada di Kota Tanjungpinang.
“Semua data akan kita sinkronkan dengan data BPS nantinya. Dari situ akan terlihat jumlah perbedaan data dari kita dan BPS,” ucapnya.
Sementara itu, Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah SH sebelum melakukan penyematan pin verifikator kepada seluruh peserta mengatakan, intinya dari kegiatan ini adalah untuk merubah administrasi data sebelumnya dari Badan Pusat Statistik (BPS).
“Karena, tahun – tahun sebelumnya ada perbedaan data dari BPS yang harus kita lakukan perbaikan dan hal tersebut benar – benar berbeda data yang kita dapat dari pada data BPS,” ujarnya.
Maka dari itu, Lis berharap kepada tim pengumpul data, verifikator dan koordinator dapat bekerja dengan sebaik – baiknya agar pada saat pengumupulan data tidak terjadi kesalahan. (NOVENDRA)
