BBM Ilegal, Tim WFQR IV Tangkap Kapal Angeline

by -287 views
by
kapal-mt-angelin-2-yang-ditangkap-tim-wfqr-lantamal-iv-foto-dispenal-lantamal-iv
kapal-mt-angelin-2-yang-ditangkap-tim-wfqr-lantamal-iv-foto-dispenal-lantamal-iv

Tanjungpinang, (MK) Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal IV bekerjasama dengan Gugus Keamanan Laut Barat (Guskamlabar) berhasil menangkap Kapal MT Angeline 2 di perairan utara Lagoi Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri Kamis (1/9) sekitar pukul 16.50 WIB.

Penangkapan kapal MT Angeline 2 yang diduga terlibat dalam bahan bakar minyak (BBM) ilegal ini merupakan hasil pengembangan kasus kapal MT Vier Harmoni, dimana tim gabungan yang dibentuk oleh Komandan Lantamal IV Laksama Pertama TNI S. Irawan S.E mendapat informasi dari hasil tracking terhadap alat komunikasi yang digunakan oleh salah satu crew MT Angeline 2.

Komandan Lantamal IV Laksma TNI S. Irawan melalui press release Dispenal Lantamal IV menyampaikan, operasi dilaksanakan khususnya BBM ilegal yang dilakukan kapal – kapal tanker adalah untuk mengamankan regulasi Pemerintah Republik Indonesia dan atas perintah Kepala Staf Angkatan Laut dan Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat.

“Kapal MT Angeline 2 merupakan target operasi dari tim WFQR Lantamal IV. Kapal itu diduga terlibat kasus penyalahgunaan BBM illegal bersama dengan kapal MT Vier Harmoni yang terlebih dahulu kita amankan dan beberapa lagi akan menjadi target operasi dari tim WFQR Lantamal IV,” papar Danlantamal IV Tanjungpinang ini, Jumat (2/9).

Irawan menegaskan, Tim WFQR Lantamal IV akan membongkar sindikat internasional BBM illegal yang telah merugikan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Dari hasil interogasi awal, didapat keterangan bahwa kapal MT Angeline 2 berlayar dari Kuantan menuju East OPL dengan muatan BBM 300 ton yang tidak dilengkapi dokumen, berlayar tanpa nahkoda dan tidak memiliki Jurnal Log Book,” ujarnya.

Saat ini, kata Irawan, kapal MT Angeline 2 mendapat pengawalan ketat dari KRI Alamang – 644 pada Kamis sekitar pukul 21.00 WIB dan tiba di dermaga TNI AL Tanjunguban untuk proses hukum lebih lanjut.

Sebelumnya, penangkapan kapal tersebut dengan berbekal informasi dan tim WFQR Lantamal IV menindaklanjutinya serta menggerakkan unsur Patkamla Lobam yang saat itu stanbay di Posal Lagoi untuk memeriksa sektor pesisir Lagoi.

Tim WFQR Lantamal IV juga melakukan koordinasi dengan Guskamlabar yang selanjutnya ditindaklanjuti dengan menggerakkan KRI Siribua – 859 dan KRI Alamang – 644 untuk melakukan patroli guna memeriksa sektor yang dekat dengan Traffic Separation Scheme (TSS).

Dari hasil penyisiran sekitar pukul 16.50 WIB, KRI ALG – 644 dengan Komandan KRI Mayor Laut (P) Ferry Hutagalung berhasil mendeteksi keberadaan kapal MT Angeline 2 yang sedang berjalan lambat dan melakukan pengamanan terhadap kapal tersebut. (ALPIAN TANJUNG)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.