
Tanjungpinang, (MK) – Seorang bocah 5 tahun (AR) yang merupakan salah satu anak warga Perumahan Kijang Kencana III KM 11 Tanjungpinang hanyut dibawa arus drainase pada Kamis (11/5/2017) pagi, hingga petang korban belum juga ditemukan.
Gabungan Tim SAR, BPBD, Kepolisian dan Warga setempat melakukan pencarian dengan kembali menelusuri dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) sampai ke darah aliran sungai di KM 13. Namun, pencarian tersebut masih belum mendapatkan titik terang keberadaan korban.
Salah satu tim dari BPBD Kota Tanjungpinang, Ahmad Syarif kepada awak media ini mengatakan penelusuran tim sampai sore ini sampai di daerah Kampung Sido Mulyo.
“Tadi separuh tim sudah sampai ke Sungai Kampung Sido Mulyo tempat buaya – buaya. Namun sampai saat ini korban masih belum ditemukan,” ujar Syarif.
Sebelumnya, abang kandung korban, Geven memperlihatkan kepada Tim SAR dan warga sekitar yang membantu mencari keberadaan awal adiknya terjatuh dan akhirnya terseret air.
“Jatuhnya di parit ini, terus sampai ke ujung, terakhir masuk kedalam lobang itu adik saya,” ucapnya sambil terisak – isak.
Sementara itu, pihak Kepolisian, BPBD beserta Tim SAR dan warga sekitar terus memfokuskan pencarian di sekitaran korban terjatuh ke parit. (NOVENDRA)
