
Natuna, (MK) – Bupati Natuna Hamid Rizal memenuhi panggilan dari Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) di Jakarta, Rabu 25 Januari 2017.
Keberangkatan Hamid Rizal ke Jakarta nanti, turut didampingi Dinas Kominfo Kabupaten Natuna, Raja Darmika. Hal itu untuk memberikan keterangan terkait jaringan komunikasi di Kabupaten Natuna.
“Untuk undangan dari Kementerian masih belum tahu topik apa yang akan di bahas. Namun untuk jalur komunikasi milik Sacofa di wilayah Cemaga tidak akan dipergunakan,” ujar Hamid.
Alasannya, menurut Hamid, dari sektor keamanan data informasi dikhawatirkan mudah disadap dan punya Malaysia.
“Sacofa rawan, dikhawatirkan informasi akan disadap,” paparnya.
Selain itu, kata Bupati, proyek Palapa Ring Barat penanaman fiber optik akan segera selesai dan akan beroperasi di Kabupaten Natuna.
“Kita pakai fiber optik saja, lebih aman dan milik negara,” ucap Hamid.
Dilain tempat, Raja Darmika akan klarifikasi peruntukan Sacofa di Kabupaten Natuna. Terutama keuntungan untuk daerah dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Pengendali Sacofa ada di Jakarta. Kita nanti akan menanyakan kepada Kementerian Komunikasi di Jakarta untuk Sacofa yang ada di Kabupaten Natuna,” katanya. (KALIT)
