Cabe Merah Naik, Disperdagin Pantau Bahan Pokok di Pasar Tanjungpinang

by -308 views
by
Disperdagin Saat Meninjau Bahan Pokok di Pelantar KUD Tanjungpinang. Foto NOVENDRA
Disperdagin Saat Meninjau Bahan Pokok di Pelantar KUD Tanjungpinang. Foto NOVENDRA

Tanjungpinang, (MK) – Stok cabe merah saat ini mulai langka di sejumlah pasar di Kota Tanjungpinang, sehingga harga cabe merah naik hingga 100 persen lebih di sejumlah pasar di Kota Tanjungpinang, Senin (18/9/2017).

Akan hal itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Tanjungpinang melalui Kepala Bidang (Kabid) Stabilisasi Harga, Anik Murtiani mengatakan, pihaknya langsung melakukan pemantauan harga bahan pokok di setiap pasar.

“Kita melakukan pemantauan setiap hari, petugas kita menyatakan cabai di pasar langka. Pada hari ini, harga cabe berkisaran Rp70 per/ kilo. Biasanya harga cabe Rp34 per/ kilo,” papar Anik.

Anik mengutarakan, pihaknya juga melakukan penelusuran penyebab langkanya cabe merah tersebut. Dari pengakuan pedagang, naiknya harga cabe ini dikarenakan tadi pagi barang tersebut tertahan di Pelantar KUD Tanjungpinang.

Menurutnya, hal itu karena adanya kesalahan administrasi, surat karantina dari Mataram bertujuan ke Batam, tetapi kapal tersebut langsung ke Tanjungpinang.

“Sebenarnya pedagang bisa langsung melaporkan ke Karantina Pertanian di Pelabuhan Sri Bintan Pura, tapi mereka beralasan petugas tidak ada saat ingin melapor, mereka sampai di Pelantar KUD pukul 02.00 WIB dinihari,” ujarnya.

Masih kata Anik, jumlah cabe yang tertahan itu juga tidak sesuai dengan manifes. Berdasarkan manifes yang ada dari Karantina Pertanian, cabe merah yang datang 160 koli. Namun yang datang 216 koli.

Selain itu, Anik menegaskan, harga cabe akan kembali normal. Karena berdasarkan kesepakatan tadi pagi, cabe yang tertahan di Pelantar KUD bisa didistribusikan langsung ke pedagang pasar.

“Hari ini atau paling lambat besok, InsyaAllah harga cabe kembali normal atas dasar kesepakatan pedagang dan harus mengurus administrasi, tapi barang tetap bisa didistribusikan ke pedagang pasar,” ucapnya. (NOVENDRA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.