Calon Penumpang Kapal Sabuk Nusantara Ngamuk di Pelabuhan Tanjungpinang

by -416 views
by
Salah Satu Penumpang Saat Menunjukkan Kwitansi Pengganti Ticket Kapal. Foto NOVENDRA
Salah Satu Penumpang Saat Menunjukkan Kwitansi Pengganti Ticket Kapal. Foto NOVENDRA
Salah Satu Penumpang Saat Menunjukkan Kwitansi Pengganti Ticket Kapal. Foto NOVENDRA
Salah Satu Penumpang Saat Menunjukkan Kwitansi Pengganti Ticket Kapal. Foto NOVENDRA

Tanjungpinang, (MK) – Ratusan calon penumpang KM Sabuk Nusantara 59 tujuan Natuna dan Anambas mengamuk di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SPB) Tanjungpinang, Rabu (12/7/2017).

Pantauan MetroKepri.com di lapangan, para penumpang mengamuk diduga disebabkan tidak diperbolehkan naik ke kapal karena tidak memiliki tiket.

Sementara, salah satu penumpang, Arsabiah mengaku memiliki tiket. Akan tetapi dirinya tidak diizinkan naik ke kapal oleh petugas pelabuhan.

“Sebab saya menggunakan kwitansi, bukan tiket. Semenatara kwitansi ini kami dapatkan dan saya beli dari agen tiket PT. Arena Batra Tirtatama di Pelantar I,” paparnya kepada MetroKepri dengan nada kesal.

Dia mengutarakan, pihak PT memberikan kwitansi ini dengan alasan karena tiket belum jadi dan mengatakan dengan menggunakan tiket berupa kwitansi ini bisa berangkat.

Di waktu yang sama, Auzar yang juga sempat marah – marah saat dikonfirmasi mengaku dirinya bersama keluarga mempunyai tiket, namun tidak boleh naik kapal karena petugas mengatakan kapal sudah penuh dan over kapasitas.

“Sementara anak – anak saya sudah berada didalam kapal. Seharunya, kalau memang tiket sudah habis tidak usah lagi menjual kepada penumpang dengan cara menggunakan kwitansi,” ujarnya sambil menunjukkan tiket dari PT. Citra Baru Adinusantara.

Terpisah, Kepala Pos KSOP Sutrisno menjelaskan para penumpang ditolak petugas karena tidak memiliki tiket, namun menggunakan kwitansi untuk bisa naik kapal.

“Calon penumpang harus menggunakan tiket resmi untuk bisa berangkat. Sebab kalau kwitansi tidak ada jaminannya,” ucap Sutrisno.

Sementara itu, sampai kabar ini diposting, ratusan penumpang yang tidak dapat berangkat tetap menunggu keputusan dari pihak perusahaan dan meminta pertanggungjawaban. (NOVENDRA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.