Tanjungpinang, (MK) – Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) Lantamal IV Tanjungpinang akan terus berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam membersihkan Prajurit Marinir dari bahaya narkoba.
“Kita terus berkoordinasi dengan BNN pusat. Kita tidak mau Prajurit Marinir ada yang terlibat narkoba. Saat ini, kita hanya menjelaskan hukuman berat bagi yang terlibat narkoba dan hal ini juga sesuai instruksi Panglima TNI, bahwa TNI harus bersih dari narkoba,” ujar Komandan Yonmarhanlan Lantamal IV, Mayor (Mar) Tri Haryanto saat di temui MetroKepri.com di ruangannya, Jumat (10/6).
Dia mengutarakan, setiap anggota Marinir juga akan selalu di test urinenya oleh Dinas Kesehatan TNI AL, dan telah membuat surat kesepakatan untuk tidak terlibat narkoba.
“Kita sudah buat nota kesepakatan tidak akan melakukan tindakan narkoba. Kita failkan di staf Intel, jadi kalau ada yang ketahuan, kita pecat secara tidak hormat,” paparnya.
Saat ini, kata dia, prajurit Marinir masih menjadi cerminan instansi lain, karena tidak ada prajurit Marinir yang terlibat kasus narkoba, baik pemakai maupun pengedar.
“Alhamdulillah, sampai saat ini tidak ada prajurit kita yang terlibat. Semuanya negatif, Insya Allah semoga tidak ada yang mau melibatkan dirinya dalam lingkaran itu. Kita himbau juga pada seluruh masyarakat Kepri khususnya Tanjungpinang untuk tidak mendekati narkoba. Kita juga minta, jika mengetahui adanya keterlibatan oknum Marinir, segera datang dan menemui saya di kantor,” ucapnya. (SYAIFUL AMRI)
