Demo, Mahasiswa Ibnu Sina Dukung Polri Tegakkan Proses Hukum

by -108 views
Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Iman Sutiawan Saat Menemui Mahasiswa
Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Iman Sutiawan Saat Menemui Mahasiswa

Batam, (MetroKepri) – Puluhan Mahasiswa Ibnu Sina kembali melakukan aksi unjuk rasa dan mendatangi gedung DPRD Kota Batam, Selasa (06/08/2019).

Aksi yang dilakukan mahasiswa itu juga terkait kelanjutan permasalah keributan yang terjadi bersama staf DPRD pada minggu lalu.

“Intinya, kedatangan kami mendukung Polri untuk menegakkan proses hukum di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Memberantas dan menindak kekerasan dan premanisme sampai ke akar akarnya,” papar Kordum Mahasiswa Ibnu Sina di depan Gedung DPRD Kota Batam.

Masih kata dia, bila ada tindakan kekerasan, maka itu harus diproses secara hukum dan se adil – adil nya. Proses secara adil bila ada kekerasan dan penganiayaan yang dilakukan oknum – oknum pegawai honorer yang ada di gedung DPRD terhadap tiga mahasiswa STIE Ibnu Sina yang mengalami luka fisik dan fisikologi akibat dikeroyok di depan umum.

“Kami meminta Menpan RB melalui Kepala Kepegawaian untuk tes fisikologi dan kejiwaan pegawai DPRD Batam yang melakukan kekerasan dan pemukulan terhadap mahasiswa Ibnu Sina Batam,” ucapnya.

Pihaknya juga meminta Kapolda Kepri agar mengusut tuntas terkait kasus pengeroyokan tersebut, begitu juga proses hukum sesuai Pasal 351 dan Pasal 170.

“Kami mememinta Polda Kepri mengusut tuntas proses hukum sesuai Pasal – Pasal KUHP itu tadi,” katanya.

Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh mahasiswa tersebut ditanggapi oleh Wakil Ketua l DPRD Kota Batam, Iman Sutiawan. Sementara itu, Iman belum bersedia berkomentar saat diwawancari media. Iman langsung masuk kedalam ruanganya setelah menemui sejumlah mahasiswa tersebut.

Sebelumnya, mahasiswa Ibnu Sina menggelar aksi unjuk rasa di gedung bright PLN Batam terkait jadwal pemadaman bergilir yang dilakukan oleh pihak PLN pada pekan lalu. Setelah itu, mahasiswa menggelar aksi dan mendatangi gedung DPRD Kota Batam guna meminta tanggapan terkait masalah pemadaman yang dilakukan oleh pihak PLN.

Di gedung DPRD, antara mahasiswa dan staf DPRD kemungkinan terjadi mis komunikasi, sehingga timbul keributan saat itu. Keributan tersebut mahasiswa dan staf DPRD saling lapor ke Polsek Batam Kota. (Rosjihan Halid)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.