Lingga, (MK) – Pembelian mesin genset dipertanyakan warga Desa Berhala. Pasalnya, genset yang dibeli tersebut diduga mesin seken atau bekas.
Akan hal itu, salah seorang warga Desa Berhala Nurdin merasa kecewa dengan kinerja kepala desanya yang diduga membeli mesin genset bekas atau seken.
“Padahal, saya dan juga warga Dusun I Pulau Lalang Desa Berhala sangat berharap dengan adanya mesin genset ini dapat kami nikmati hingga beberapa tahun kedepannya,” papar pria yang akrab disapa Bang Den ini, Senin (15/1/2018).
Den mengutarakan bahwa pembelian mesin genset itu dengan harga yang cukup mahal. Satu unit mesin harganya kurang lebih Rp204.000.000, komplit yang menggunakan dana desa.
“Jika mesin itu bekas atau seken apakah kami masyarakat Dusun I Pulau Lalang Desa Berhala bisa menikmati mesin ini hingga beberapa tahun lamanya,” ujar Den.
Saat ditemui MetroKepri com, Den berharap kepada Pemerintah Kabupaten Lingga serta instansi terkait untuk turun langsung ke Desa Berhala agar dapat melihat secara langsung apakah mesin genset itu baru atau mesin bekas yang saat ini mesin tersebut berada di Dusun 1 Pulau Lalang.
“Saya selaku warga Desa Berhala serta masyarakat Dusun I Pulau Lalang Desa Berhala merasa sangat dirugikan dengan kejadian ini. Mesin yang seharusnya kami nikmati sekarang dibeli dengan keadan baru, malah menggunakan mesin yang sudah bekas atau seken,” ucap Den dengan nada kesal.
Hingga kabar ini diposting, Kepala Desa Berhala belum dapat dikonfirmasi terkait pembelian mesin genset yang diduga bekas tersebut. (NAZILI)
