Natuna, (MetroKepri) – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Natuna menggelar festival Pulau Senua 2018 dan dihadiri oleh Bupati Natuna, Hamid Rizal, Minggu (24/06/2018). Festival ini digelar untuk mendongkrak pariwisata Natuna dengan rangkaian berbagai perlombaan pada masyarakat.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Natuna, Erson Gempa mengucapkan terimakasih kepada semua stake holder atas dukungan terhadap festival ini, begitu juga dengan dukungan Kementerian Pariwisata.
“Terimakasih kepada semua yang mendukung acara ini. Tahun ini hanya satu hari digelar festival ini, semoga tahun depan waktunya bisa diperpanjang. Kegiatan ini masuk dalam kalender event pariwisata Kepri. Kita harap, Festival Pulau Senoa tahun depan dapat menjadi even kalender nasional sehingga mempunyai peluang besar bagi para wisatawan mancanegara akan turut hadir, otomatis ekonomi akan meningkat,” papar Erson.
Sementara Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Kepri, Buralimar memberikan apresiasi terhadap kegiatan positif yang sedang dilaksanakan. Buralimar menghimbau, agar promosi ini dilakukan oleh seluruh penggiat media sosial sehingga impian kemajuan pariwisata Kabupaten Natuna bisa terwujud.

Sementara itu Asisten I Pemasaran Pariwisata dari Kementerian Pariwisata, Dra. Masruroh yang hadir dalam festival ini mengatakan bahwasanya Kabupaten Natuna mempunyai potensi sumber daya alam yang sangat mendukung pembangunan dan mempunyai nilai tersendiri dalam bidang wisata. Dari tiga daerah sebagai penyumbang terbesar dari sektor pariwisata, Dra Masruroh mengatakan Kepulauan Riau (Kepri) merupakan salah satunya.
“Natuna menjadi prioritas utama dalam pemasaran pariwisata karena Natuna ini masuk bagian dari Kepri. Pihak kami akan berkoordinasi untuk mencari tahu kendala apa yang dihadapi dalam memajukan pariwasata di Natuna ini,” ujarnya.
Bupati Natuna Drs. H. Abdul Hamid Rizal dalam sambutannya mengaku Natuna saat ini mempunyai kendala disegi akses bagi para wisatawan domestik maupun luar negeri di karenakan harga tiket pesawat dinilai masih cukup tinggi.
Menurut Bupati, bukanlah suatu masalah apabila Natuna saat ini daerah pertahanan, antara pertahanan dan destinasi wisata dapat menjadi sebuah perpaduan yang unik bagi para wisatawan sendiri dalam mengunjungi Natuna.
Bupati Natuna juga akan terus berupaya membicarakan hal yang berhubungan langsung dengan akses transportasi dengan berkoordinasi melalui surat dengan pihak Garuda Indonesia Airways (GIA) untuk membuka jalur ke Natuna.
Bupati berharap ada jalan keluar atau kebijakan yang lain dari pihak maskapai Garuda untuk mendengar harapan masyarakat Natuna.
Dilokasi festival, pengunjung berbondong – bondong hadir, panitia telah menyiapkan berbagai kegiatan perlombaan seperti lomba lari karung, volly pantai, lomba renang, panjat pinang, lomba cerita rakyat, serta lomba dayung kolek bagi para pengunjung.
Hadir pada acara tersebut, Bupati Natuna Drs. H. Abdul Hamid Rizal, Asisten I Pemasaran Kemenpar, Dra. Masruroh, Kadisparbud Provinsi Kepri Buralimar, Ketua DPRD Natuna Yusripandi beserta anggota, FKPD, OPD dan masyarakat. (MANALU)
