Tanjungpinang, (MetroKepri) – Masyarakat Kota Tanjungpinang saat ini merasa resah dengan naiknya harga Gas Elpiji 3 Kg dibeberapa pangkalan yang ada di sekitar Kecamatan Tanjungpinang Timur.
Pasalnya, Harga Eceran Tertinggi (HET) Gas Elpiji yang sebelumnya sebesar Rp16 ribu dinaikkan menjadi Rp17 ribu dibeberapa pangkalan. Bahkan pantauan di tiga pangkalan, Gas Elpiji 3 Kg habis.
Salah satu warga yang namanya enggan dipublikasikan mengatakan, salah satu pangkalan yang berdomisili di Jalan D.I Panjaitan Km 7 Tanjungpinang menjual gas seharga Rp17 ribu.
“Mas, saya mau tanya ni. Apakah harga Gas Elpiji 3 Kg di pangkalan sudah ditetapkan naik menjadi Rp17 ribu,” ucapnya sambil menanyakan harga Senin (26/11/2018).
Terpisah, Plt Kadis Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Tanjungpinang, Samsudi saat dikonfirmasi lewat telpon WhatsApp – nya kepada awak media ini mengatakan bahwa untuk HET Gas Elpiji 3 Kg belum ditetapkan.
“Setahu saya belum ditetapkan HET – nya. Coba tanyakan ke Pak Sekda atau Bagian Ekonomi ya, karena untuk HET mereka yang atur,” paparnya.
Hingga kabar ini diposting, Sekda Kota Tanjungpinang, Riono saat ingin dikonfirmasi lewat ponselnya, tidak aktif dan dicoba melalui telpon WhatsApp – nya juga tidak aktif walaupun sudah dihubungi berkali – kali.
Sebelumnya, salah seorang masyarakat memposting diakun Facebook – nya terkait harga Gas Elpiji di beberapa kios dengan harga yang cukup tinggi.
“Tabung gas 3 Kg mulai langka, sekali ada harganya Rp20 – 22 ribu. Sebenarnya harganya berapa,” tulis akun Ecko Dizhean Cahyono di salah satu group Facebook. (*)
Penulis : NOVENDRA
